Liputan6.com, Jakarta - Hoaks mengenai bantuan dana DAP Australia untuk umat Kristen marak beredar di media sosial (medsos). Terbaru, klaim Ketua Umum PGI menyampaikan bantuan dana DAP Australia untuk umat Kristen dan Katolik.
Faktanya, klaim bantuan dana tersebut tidaklah benar. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya dan selalu memverifikasi setiap informasi yang beredar.
Advertisement
Lantas apa saja hoaks bantuan dana DAP Australia yang beredar di medsos? Simak daftarnya berikut ini:
1. Cek Fakta: Hoaks Ketum PGI Sampaikan Bantuan Dana DAP Australia untuk Kristen-Katolik
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Jacklevyn Frits Manuputty menyampaikan mengenai bantuan dana DAP Australia untuk umat Kristen dan Katolik. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 3 September 2026.
Berikut isi unggahannya:
"Bantuan Dana DAP Australia Untuk umat kristen dan katolik Bagi Yang Membutuhkan Dana Untuk bayar Utang,Renovasi Rumah Dll Silahkan Daftar Diri Anda Sekarang Juga"
Unggahan disertai poster dengan tulisan sebagai berikut:
"BAGI YG MEMBUTUHKAN
DANA UNTUK BAYAR UTANG, RENOVASI RUMAH DLL
BANTUAN INI HANYA UNTUK
UMAT KRISTEN
DAFTARKAN DIRI ANDA SEKARANG JUGA"
Terdapat link kirim pesan pada unggahan yang beredar.
Lalu benarkah klaim Ketum PGI Jacklevyn Frits Manuputty menyampaikan bantuan dana DAP Australia untuk umat Kristen dan Katolik? Simak hasil penelusurannya berikut ini...
2. Cek Fakta: Tidak Benar Ahok Bicara Dana Bantuan DAP Australia untuk Umat Kristen
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video mantan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok berbicara dana bantuan DAP Australia 2026 untuk umat Kristen. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 27 Mei 2026.
Berikut video pernyataan Ahok:
"Syalom, saya Basuki Tjahaja Purnama ingin memberikan klarifikasi terkait berbagai gambar yang beredar akhir akhir ini perlu saya tegaskan bahwa program dana bantuan DAP Australia semata mata bertujuan untuk membantu masyarakat terkhusus yang beragama Kristen yang sedang mengalami kesulitan."
Video dilanjutkan dengan pernyataan dari pendeta Philip Mantofa, berikut isinya:
"Syalom saya pendeta Philip Mantofa, ingin menyampaikan adanya bantuan yang disalurkan langsung kepada umat beragama non muslim, cara pendaftaran like share dan komen mau atau silakan hubungi kami melalui Whatsapp atau cek link bio dan dapatkan bantuan ini semoga Tuhan selalu memberkati kita semua"
Sedangkan caption dalam postingan yang beredar yakni:
"Jika kamu membaca ini, berarti Tuhan sedang memberimu kesempatan untuk bergabung menjadi salah satu penerima berkatnya.
Program dana dap bantuan kesejahteraan kasih Kristus pendukung kesejahteraan umat Kristen dan Katolik beserta pelayanan gereja di berbagai wilayah Indonesia
Daftar segera dan jangan lewatkan kesempatan yang telah Tuhan berikan
Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaannya dalam Kristus Yesus."
Lalu benarkah klaim video Ahok bicara dana bantuan DAP Australia untuk umat Kristen? Simak hasil penelusurannya berikut ini...
3. Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran Bantuan Dana DAP Australia untuk Umat Kristen
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran bantuan dana DAP dari Australia untuk umat Kristen dan pembangunan gereja. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 12 Maret 2026.
Berikut isi unggahannya:
"Bantuan Dana untuk masyarakat non muslim dan muslim sebesar Rp150 juta - 2 milyar hingga semester || 2026. Bantuan ini bertujuan untuk menunjang operasional untuk masyarakat non muslim dan gereja, termasuk pengembangan dan manajemen administrasi operasional di berbagai wilayah.
Bantuan tersebut disalurkan kepada umat non muslim dan gereja, tapekong.pura dan lainnya yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, termasuk daerah-daerah terpencil yang sulit dijangkau. Inisiatif ini merupakan bagian dari kebijakan strategis pemerintah dalam mendukung kebebasan beragama di seluruh Indonesia."
Video ini menyertakan wawacara seorang presenter dengan pendeta mengenai bantuan dana DAP dari Australia untuk umat Kristen dan pembangunan gereja. Terdapat logo Liputan6 dalam klaim unggahan yang beredar.
Berikut isi video:
"KABAR BAIK UNTUK MASYARAKAT KRISTEN PROGRAM BANTUAN DAP AUSTRALIA KINI DIKELOLA SECARA RESMI OLEH BIMAS KRISTEN
SIMAK VIDEO SELENGKAPNYA UNTUK CARA MELAKUKAN PENDAFTARAN
Presenter: Halo pemirsa, hari ini saya sudah bersama bapak pendeta untuk membahas sebuah kabar penting. Bapak pendeta, apakah betul saat ini ada program bantuan dana DAP dari Australia untuk umat Kristen di Indonesia?
Pendeta: Betul sekali, bantuan dana DAP Australia ini dikelola resmi oleh Bimas Kristen untuk pembangunan gereja dan pelayanan umat. Program ini sangat transparan, masyarakat dan pengurus gereja di Indonesia bisa segera memanfaatkan kesempatan baik ini."
Terdapat link menu kirim pesan dalam postingan yang beredar tersebut.
Lalu benarkah link pendaftaran bantuan dana DAP dari Australia untuk umat kristen dan pembangunan gereja? Simak hasil penelusurannya berikut ini...
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.