Profil Pebulutangkis Fajar Alfian, Lengkap Beserta Agama dan Prestasinya

Simak profil lengkap Fajar Alfian, mulai dari agama, prestasi ganda putra, hingga keikutsertaannya membela Indonesia di Asian Games 2026.

oleh Guntur MerdekawanDiterbitkan 09 September 2026, 16:06 WIB
Fajar Alfian, pebulutangkis jagoan indonesia (Badminton Photo/Yohan Nonotte via @fajaralfian95)

Liputan6.com, Jakarta - Fajar Alfian merupakan pebulutangkis ganda putra andalan Indonesia yang sempat menduduki peringkat satu dunia BWF. Berikut profil lengkapnya, mulai dari biodata, agama, deretan prestasi, hingga keterlibatannya membela Indonesia di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.

Nama Fajar Alfian sudah tidak asing lagi bagi pecinta bulutangkis Tanah Air, berkat konsistensinya menjaga performa di level tertinggi bersama sejumlah pasangan berbeda sepanjang kariernya.

 


Biodata dan Latar Belakang Keluarga

Fajar Alfian dan sang istri, Firly Assyifa (instagram.com/fajaralfian95)

Fajar Alfian lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 7 Maret 1995. Ia mulai menyukai olahraga bulutangkis sejak duduk di bangku sekolah dasar, terinspirasi dari sang ayah dan kakaknya yang saat itu gemar bermain bulutangkis, hingga akhirnya orang tuanya memutuskan memasukkannya ke klub bulutangkis di kampung halamannya.

Fajar sempat berpindah-pindah klub, mulai dari Tangerang hingga Tasikmalaya, sebelum bergabung dengan klub SGS PLN Bandung selama dua tahun. Pada 2014, ia resmi bergabung dengan Pelatnas PBSI Cipayung, dan diminta memilih antara ganda campuran atau ganda putra oleh pelatihnya. Fajar akhirnya memilih ganda putra, dan dipasangkan dengan Muhammad Rian Ardianto, sebuah keputusan yang kelak membawanya ke puncak karier internasional.

Dari sisi pendidikan, Fajar tercatat lulus dari Universitas Bale Bandung pada 2018 dengan gelar Sarjana Pendidikan. Dalam kehidupan pribadinya, Fajar telah menikah dengan Firly Assyifa Camilien pada 2025.

 


Agama Fajar Alfian

Fajar Alfian, pebulutangkis jagoan indonesia (instagram.com/fajaralfian95)

Fajar Alfian diketahui memeluk agama Islam. Sebagai bentuk baktinya kepada orang tua, Fajar pernah memberangkatkan kedua orang tuanya untuk menjalankan ibadah haji ke Mekkah, sebuah momen yang menjadi salah satu kebanggaan dalam hidupnya di luar pencapaiannya di dunia bulutangkis.

 


Perjalanan Karier dan Deretan Prestasi

Fajar Alfian punya sederet prestasi di cabor bulutangkis (instagram.com/fajaralfian95)

Sejak berpasangan dengan Muhammad Rian Ardianto pada 2014, duet Fajar/Rian langsung menjuarai turnamen Indonesia International Challenge di tahun yang sama. Sejak itu, keduanya terus mencatatkan sejarah sebagai pasangan ganda putra pertama yang menjuarai turnamen level Super 300, 500, 750, hingga 1.000, dengan salah satu pencapaian terbesarnya adalah gelar juara Malaysia Open 2023, yang merupakan titel Super 1.000 perdana bagi keduanya, disertai hadiah senilai 92.500 dolar AS atau sekitar Rp1,4 miliar.

Lanjut Baca:

Puncak pencapaian Fajar bersama Rian datang pada 27 Desember 2022, ketika keduanya berhasil menduduki peringkat satu dunia BWF sektor ganda putra. Di level tim, Fajar turut menyumbangkan medali emas Piala Thomas 2020 di Aarhus, serta dua medali perak Piala Thomas pada 2022 di Bangkok dan 2024 di Chengdu. Ia juga tercatat meraih dua medali perunggu Kejuaraan Dunia BWF, pada 2019 di Basel dan 2022 di Tokyo, ditambah medali perak Asian Games 2018 dan medali perunggu SEA Games 2017. Sejak pertengahan 2025, PBSI melakukan rotasi pasangan di sektor ganda putra, dan Fajar kini dipasangkan dengan Muhammad Shohibul Fikri. Duet baru ini langsung menunjukkan hasil positif dengan meraih gelar juara turnamen Super 750 Japan Open 2026, sekaligus membawa Fajar kembali menduduki peringkat dua dunia pada Juni 2026.  

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya