Liputan6.com, Jakarta - Airlangga Pribadi Kusman atau Mas Angga, aktivis 98 yang juga akademisi dan pakar politik terkemuka Tanah Air dikabarkan meninggal dunia, pada Rabu (9/9/2026), di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, dalam usia 49 tahun. Kabar duka itu dibenarkan Universitas Airlangga (Unair), tempatnya mengajar.
Rektor Unair Muhammad Madyan, seperti dikutip dari laman Unair mengatakan, pihak kampus merasa kehilangan atas berpulangnya saudara Angga. Menurutnya Angga adalah figur dosen yang berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya.
Advertisement
"Angga termasuk dosen yang berdedisikasi yang tinggi dalam menjalankan tugas sebagai dosen di Universitas Airlangga," ungkapnya.
Profil Singkat
Airlangga Pribadi Kusman lahir di Jombang, 23 November 1976. Kecintaannya pada sy=tudi politik membawanya menempuh pendidikan hingga meraih gelar Doctor of Philosophy in Politics dari Murdoch University, Australia pada 2016.
Sekembalinya ke tanah air, ia mencurahkan kepakarannya di Departemen Politik FISIP Unair. Sebagai akademisi, ia tidak hanya bertugas mengajar, almarhum dikenal tajam dan konsisten dalam membedah dinamika politik di Indonesia.
Pandangan-pandangannya sering kali menjadi rujukan penting di berbagai media massa nasional, forum ilmiah, dan diskusi publik. Airlangga merupakan figur akademisi yang tak ragu menyuarakan kepakarannya demi keberlangsungan demokrasi Indonesia.