Liputan6.com, Jakarta - Manchester United dikabarkan mulai mempercepat pembicaraan dengan Bruno Fernandes terkait kontrak baru. Klub berjuluk The Red Devils itu disebut ingin memastikan sang kapten tetap menjadi bagian penting tim untuk beberapa tahun ke depan.
Fernandes memasuki tahun terakhir dalam kontraknya bersama Manchester United. Situasi tersebut membuat masa depan gelandang asal Portugal itu menjadi salah satu perhatian utama klub, terlebih setelah ia kembali menunjukkan performa impresif pada awal musim.
Advertisement
Manchester United akan menghadapi Everton di Premier League pada Minggu ini dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih kemenangan telak 5-2 atas Ipswich Town. Dalam pertandingan tersebut, Fernandes tampil sebagai bintang utama dengan mencetak hattrick.
Performa itu semakin menegaskan status Fernandes sebagai salah satu pemain terpenting di skuad. Ia juga diperkirakan akan menjadi figur sentral dalam proyek tim sepanjang musim ini.
Kontrak Bruno Fernandes Jadi Prioritas
Menurut laporan terbaru Football Insider, Manchester United telah mengambil keputusan untuk mempercepat negosiasi dengan Fernandes. Klub disebut berencana mengaktifkan klausul perpanjangan satu tahun yang terdapat dalam kontraknya saat ini, sebelum kemudian membuka pembicaraan mengenai kesepakatan jangka panjang.
Keinginan United untuk mempertahankan Fernandes cukup mudah dipahami. Kapten mereka masih mampu memberikan kontribusi besar di lini tengah dan menjadi sumber kreativitas sekaligus gol bagi tim.
Namun, memperpanjang kontrak Fernandes untuk jangka waktu panjang juga bukan keputusan tanpa risiko.
Fernandes kini berusia 31 tahun dan akan menginjak usia 32 pada akhir September. Jika United memberinya kontrak baru selama beberapa tahun dengan kenaikan gaji dari angka yang dilaporkan mencapai 300 ribu poundsterling per pekan, klub harus mempertimbangkan kemungkinan penurunan performa seiring bertambahnya usia.
Situasi Mohamed Salah di Liverpool bisa menjadi salah satu contoh yang patut diperhatikan. Penyerang Mesir itu mampu mempertahankan level permainan luar biasa hingga memasuki usia 30-an, tetapi performanya kemudian mengalami penurunan setelah menandatangani kontrak baru pada 2025.
Tentu saja, hal tersebut tidak berarti Fernandes akan mengalami nasib serupa. Namun, United tetap perlu berhati-hati sebelum memberikan komitmen finansial jangka panjang.
Kontrak Jangka Pendek Bisa Menjadi Jalan Tengah
Salah satu opsi yang masuk akal bagi Manchester United adalah memberikan perpanjangan kontrak dengan durasi yang lebih pendek.
Fernandes masih menunjukkan bahwa dirinya berada di level tinggi dan memiliki nilai besar bagi klub. Karena itu, kehilangan sang kapten secara cuma-cuma ketika kontraknya berakhir jelas bukan skenario ideal.
Perpanjangan hingga 2029, misalnya, dapat memberikan United ruang untuk mempertahankan Fernandes sekaligus menjaga fleksibilitas dalam menentukan masa depannya.
Jika di kemudian hari muncul ketertarikan dari klub-klub Saudi Pro League, Manchester United masih memiliki posisi tawar untuk mempertimbangkan penjualan Fernandes dan mendapatkan nilai transfer dari salah satu pemain terpenting mereka.
Di sisi lain, kontrak tersebut juga akan memberikan waktu yang cukup bagi manajer Michael Carrick untuk mempersiapkan era setelah Fernandes.