Liputan6.com, Jakarta - Proyek modifikasi paling ambisius dari Garasi Drift akhirnya mulai terungkap menjelang gelaran Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026 "Next Gen Culture". Mengusung nama Drift Bull, proyek berbasis Lamborghini Murcielago ini dipastikan menjalani world premiere pada 9-11 Oktober 2026 di ICE BSD, Tangerang.
Bukan sekadar proyek modifikasi biasa, Drift Bull dipersiapkan sebagai penerus legenda "Monalisa". Proyek ini sekaligus menjadi garapan terbesar dan termahal yang pernah dikerjakan Garasi Drift.
Advertisement
Menariknya, proyek tersebut hadir dengan konsep yang terbilang ekstrem. Lamborghini Murcielago yang sejak awal dirancang sebagai supercar V12 berperforma tinggi untuk melaju di jalan raya, kini dirombak secara menyeluruh menjadi sebuah drift machine.
Garasi Drift bahkan menyebut Drift Bull sebagai Lamborghini Murcielago drift pertama di Indonesia.
Transformasi Murcielago menjadi mobil drift tidak hanya menyasar performa. Sistem pengendalian dan berbagai aspek teknis turut mendapatkan sentuhan khusus agar supercar tersebut mampu menjalankan karakter sebagai mobil yang siap diajak menari di lintasan.
Langkah ini sekaligus menjadi pembuktian bahwa dunia modifikasi tidak selalu terpaku pada pakem bawaan pabrikan. Basis supercar eksotis seperti Lamborghini Murcielago pun dapat diolah menjadi mobil dengan karakter yang jauh berbeda dari tujuan awal pembuatannya.
Garasi Drift menjadikan proyek ini sebagai tantangan ekstrem sekaligus pembuktian kemampuan modifikasi anak bangsa.
Dari sisi visual, Drift Bull juga tidak luput dari perhatian. Garasi Drift menggandeng automotive designer Musartwork untuk merancang livery terbaru yang memperkuat karakter mobil.
Livery tersebut memadukan kesan agresif khas mobil drift dengan aura mewah yang menjadi identitas Lamborghini. Siluet ikonik Murcielago tetap dipertahankan, tetapi kini hadir dengan tampilan yang jauh lebih berani dan siap melahap lintasan.
Project Director IMX, Andre Mulyadi, menyambut kehadiran Drift Bull sebagai salah satu proyek monumental yang akan dipamerkan di IMX 2026.
"Bocoran kehadiran 'Drift Bull' ini baru awal dari kejutan besar yang disiapkan untuk IMX 2026. Mengubah supercar V12 jadi mobil drift itu terobosan yang luar biasa. Sebagai proyek terbesar dan termahal yang pernah digarap Garasi Drift, 'Drift Bull' membuktikan kalau kreativitas serta eksekusi teknikal anak bangsa sudah di level kelas dunia," ujar Andre Mulyadi.
Menurut Andre, IMX 2026 menjadi panggung yang tepat untuk memperlihatkan hasil akhir proyek tersebut kepada publik.
"Kami bangga banget IMX 2026 bisa jadi panggung World Premiere buat publik melihat wujud asli sekaligus aksinya," lanjutnya.
Tidak hanya diperkenalkan dalam bentuk mobil utuh, Drift Bull Lamborghini Murcielago juga bakal menunjukkan kemampuan drifting-nya secara langsung.
IMX 2026 menjadi lokasi perdana bagi Drift Bull Lamborghini Murcielago untuk beraksi melalui program IMX Underground Drift.
Pengunjung berkesempatan menyaksikan langsung aksi supercar V12 tersebut melakukan drifting di area basement ICE BSD. Kehadiran Drift Bull di lintasan ini tentu menjadi salah satu daya tarik utama bagi pencinta otomotif yang penasaran dengan kemampuan Lamborghini Murcielago setelah mengalami transformasi ekstrem.
Jika biasanya Lamborghini identik dengan kecepatan tinggi dan performa di lintasan aspal, Drift Bull menawarkan pengalaman yang berbeda. Supercar tersebut akan menunjukkan sisi lain melalui aksi sideways dan kepulan asap ban di arena drifting.
Ada Versi Diecast
Tidak hanya menghadirkan mobil dalam ukuran 1:1, proyek Drift Bull juga mendapatkan versi miniatur dalam bentuk diecast skala 1:64.
Diecast eksklusif ini bakal dirilis dalam jumlah sangat terbatas, yakni hanya 250 pasang. Setiap paket terdiri dari dua versi Drift Bull Lamborghini Murcielago.
Versi pertama hadir dengan warna hijau seperti yang sebelumnya diperkenalkan kepada publik. Sementara versi kedua merupakan tampilan terbaru yang bakal diperlihatkan saat IMX 2026 berlangsung.
Diecast tersebut diproduksi oleh Error, produsen diecast bermaterial resin. Koleksi ini akan tersedia di booth Garasi Drift selama gelaran IMX 2026 "Next Gen Culture".
Dengan jumlah produksi yang sangat terbatas, diecast Drift Bull diprediksi menjadi salah satu incaran kolektor diecast dan penggemar proyek modifikasi Garasi Drift.
Selain menjadi panggung debut Drift Bull, IMX 2026 kembali menghadirkan berbagai pelaku industri otomotif dan lifestyle.
Pameran ini turut mendapat dukungan dari Ikatan Motor Indonesia (IMI) serta kolaborasi dengan sejumlah mitra industri. BCA hadir sebagai Official Banking Partner, sementara ABCA, Hot Wheels, NIXX, dan Racing Fire Killer menjadi bagian dari jajaran Co-Sponsor.
Sejumlah merek kendaraan juga dipastikan hadir sebagai Car Brand Partner, yakni Wuling, Jaecoo, Toyota, Jetour, dan Daihatsu.
IMX sendiri dikenal sebagai salah satu ajang terbesar yang mempertemukan pelaku industri modifikasi, brand otomotif, komunitas, penggemar lifestyle, hingga kolektor diecast di Indonesia.
Sejak pertama kali diselenggarakan pada 2018, IMX menjadi wadah bagi berbagai pemangku kepentingan industri otomotif untuk memperkenalkan inovasi, produk, serta program terbaru yang memadukan dunia otomotif dengan gaya hidup anak muda.
Bagi pencinta otomotif yang ingin menyaksikan langsung world premiere Lamborghini Murcielago Drift Bull, termasuk aksi perdananya di IMX Underground Drift, tiket IMX 2026 dapat dibeli secara daring melalui imx.tixen.id maupun secara langsung di lokasi acara (on the spot).
Gelaran IMX 2026 "Next Gen Culture" akan berlangsung pada 9-11 Oktober 2026 di ICE BSD. Selain menjadi tempat debut dunia Drift Bull, pameran ini juga menawarkan berbagai program otomotif dan lifestyle yang diperkirakan menarik perhatian komunitas serta penggemar otomotif dari berbagai daerah.