Liputan6.com, Jakarta - Food vlogger Farida Nurhan merayakan ulang tahun ke-44 pada 3 September 2026 dengan kado yang cukup tak biasa dari sang putri, Permesta Dhyaz: sebuah lahan pemakaman di San Diego Hills. Kado ini ternyata bukan tanpa alasan, melainkan memang sudah lama menjadi keinginan pribadi Farida sendiri.
Perayaan ulang tahun wanita yang akrab disapa Omay ini dibagikan lewat unggahan di akun Instagram pribadinya. Dalam foto-foto yang diunggah, Farida terlihat merayakan hari bahagianya bersama anak dan cucu, lengkap dengan kue ulang tahun berwarna kuning yang dihiasi lilin angka 44 sebagai penanda usianya.
Advertisement
Namun, bukan kue atau momen perayaan sederhana itu yang paling mencuri perhatian publik. Farida justru memperlihatkan sebuah amplop putih dari San Diego Hills yang diberikan langsung oleh Permesta Dhyaz, putri semata wayangnya.
View this post on InstagramA post shared by 🇮🇩FARIDA NURHAN🇮🇩 (@farida.nurhan)
Isi Kado yang Bikin Publik Heboh
Amplop putih yang diberikan Dhyaz kepada sang ibunda ternyata berisi tanda jadi untuk sebuah lahan pemakaman di San Diego Hills, yang akan menjadi "rumah terakhir" bagi Farida kelak. Kado tak lazim ini pun langsung menjadi perbincangan hangat warganet begitu diunggah ke media sosial.
Meski terdengar tak biasa untuk sebuah kado ulang tahun, ternyata hadiah ini justru sejalan dengan keinginan Farida sendiri. Ia sebelumnya diketahui memang ingin memiliki tempat khusus untuk raganya kelak setelah meninggal dunia, sehingga kado dari sang putri ini dianggap sebagai bentuk perhatian yang mendalam, bukan sekadar hadiah biasa.
Kekompakan Ibu dan Anak yang Terus Jadi Sorotan
Momen kado tak biasa ini menambah panjang daftar kejutan-kejutan yang kerap diberikan Permesta Dhyaz kepada sang ibunda di setiap perayaan ulang tahun. Kedekatan Farida dan Dhyaz memang sudah lama dikenal publik, dengan keduanya kerap membagikan momen kebersamaan hangat lewat berbagai platform media sosial.
Meski kali ini kadonya tergolong unik dan mungkin tak terpikirkan kebanyakan orang, publik justru menilai hal tersebut sebagai bukti kedekatan emosional dan pemahaman mendalam seorang anak terhadap keinginan pribadi sang ibu.