Kobaran Api Kepung Kawah Ijen, Wisata Ditutup Total

Kombinasi vegetasi mengering dan tiupan angin kencang membuat kobaran api dengan cepat meluas dan memperburuk kondisi di lapangan.

oleh Hermawan ArifiantoDiterbitkan 05 September 2026, 17:40 WIB
Kebakaran hutan di kawasan kawah Ijen. (Istimewa).

Liputan6.com, Jakarta - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menerjang kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen Bondowoso, Jawa Timur. Kombinasi vegetasi mengering dan tiupan angin kencang membuat kobaran api dengan cepat meluas dan memperburuk kondisi di lapangan.

​Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur, Nur Patria Kurniawan mengatakan, amukan si jago merah dipicu melimpahnya material mudah terbakar di area konservasi tersebut.

​"Bahan terbakar yang tersedia cukup banyak, seperti rumput, alang-alang, dan semak belukar kering. Kondisi ini makin diperparah oleh tiupan angin kencang yang memicu api merambat sangat cepat ke area yang lebih luas," ujar Nur Patria, Sabtu (5/9/2026).

​Meski katagori tingkat kebakaran ini cukup parah, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur belum merilis angka pasti mengenai total luas area terdampak karena proses pemetaan masih berjalan.

 

Kebakaran hutan di kawasan kawah Ijen. (Istimewa).

Wisata Ditutup

​Guna mengantisipasi risiko keselamatan pengunjung dan mengoptimalkan penanggulangan bencana, BBKSDA Jawa Timur mengambil langkah tegas dengan menutup total operasional TWA Kawah Ijen mulai Jumat.

"Ditutup sementara tanpa batas waktu yang ditentukan sangat bergantung pada situasi kondusif di lapangan," ujar dia.

 

Kebakaran hutan di kawasan kawah Ijen. (Istimewa).

Nur Patria mengatakan, penutupan wisata dilakukan untuk menjamin keselamatan wisatawan serta memberikan akses penuh bagi tim gabungan dalam memadamkan api. Selain itu, pengerahan personel lintas instansi (stakeholder terkait) beserta penambahan dukungan sarana dan prasarana (sarpras) pemadam darat.

​"Wisata baru akan kami buka kembali jika situasi benar-benar kondusif dan api dipastikan padam total," tandas dia.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya