Polisi Amankan Pria yang Diduga Pecahkan Kaca Mobil di Jagakarsa

Polisi masih mendalami motif pria yang memecahkan kaca mobil.

oleh Rifqy Alief AbiyyaDiterbitkan 04 September 2026, 05:37 WIB
Viral aksi pecahkan kaca mobil di Jagakarsa. (Liputan6.com/Rifqy Alief Abiyya)

Liputan6.com, Jakarta - Polisi mengamankan seorang pria berinisial KB yang diduga memecahkan kaca mobil menggunakan batu di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Aksinya tersebut viral di media sosial.

Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma mengatakan KB masih menjalani pemeriksaan di Polsek Jagakarsa. Polisi juga mendalami motif di balik aksi pria tersebut.

"Ya kalau kronologisnya ini kan kita baru nanyain pelaku. Ya kan kita sudah amankan. Terus untuk motifnya masih didalami sama penyidik. Ya tadi lagi dimintain keterangan," kata Nurma saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (3/9/2026).

Nurma mengatakan KB mengaku tidak mengenal pengemudi mobil yang menjadi sasaran aksinya. Polisi juga masih mendalami informasi yang beredar bahwa kaca mobil tersebut dipecahkan karena sebelumnya terserempet kendaraan.

"Nggak katanya. Nggak diserempet. Saya kan nanya juga, kamu diserempet? Nggak, Bu. Lah kamu kok nggak kenal? Iya saya nggak kenal. Lah terus ngapain kamu pecah-pecahin itu? Katanya," kata Nurma.

Polisi selanjutnya mendalami keterangan KB sebelum menarik kesimpulan terkait motif aksinya. Sejauh ini, polisi memastikan hanya ada satu orang yang melakukan pelemparan batu hingga menyebabkan kaca depan mobil pecah.

Di sisi lain, polisi masih berupaya menemukan pengemudi atau korban dalam peristiwa tersebut. Nurma mengatakan korban belum dimintai keterangan sehingga penyidik belum dapat mencocokkan keterangan KB dengan korban.

"Korbannya belum. Makanya ini kita lagi mencari. Jadi pelakunya juga nggak kenal katanya," kata Nurma.

 

Video Viral

Sebelumnya, video yang memperlihatkan aksi seorang pria memecahkan kaca mobil di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, viral di media sosial. Berdasarkan informasi yang beredar, aksi tersebut diduga dipicu perselisihan di jalan.

Namun, polisi masih mendalami kronologi kejadian dan motif sebenarnya dengan memeriksa keterangan pelaku serta mencari korban untuk dimintai keterangan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya