Pabrik BYD Subang Siap Produksi 150 Ribu Mobil per Tahun, Serap 20 Ribu Pekerja

Pabrik BYD di Subang memiliki kapasitas produksi 150 ribu unit per tahun dan berpotensi menyerap lebih dari 20 ribu tenaga kerja lokal.

oleh Arief AszhariDiterbitkan 04 September 2026, 10:05 WIB
Pabrik BYD Subang Bisa Serap 20 Ribu Pekerja Lokal (Arief A/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Pabrik BYD di Smartpolitan Industrial Park, Subang, Jawa Barat, memiliki kapasitas produksi hingga 150 ribu unit kendaraan per tahun. Jika beroperasi pada kapasitas penuh, fasilitas produksi tersebut berpotensi menyerap lebih dari 20 ribu tenaga kerja lokal.

General Manager of BYD Asia Pacific Auto Sales Division, Liu Xueliang, mengatakan saat ini pabrik BYD telah mempekerjakan lebih dari 5.000 tenaga kerja lokal.

"Saat kapasitas penuh, pabrik ini berpotensi menyerap lebih dari 20 ribu lapangan kerja bagi tenaga lokal," jelas Liu saat memberikan sambutan dalam peresmian pabrik BYD di Subang, Jawa Barat, dikutip Jumat (43/9/2026).

Pabrik BYD tersebut berdiri di atas lahan sekitar 126 hektare dengan nilai investasi mencapai Rp 11,7 triliun.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita berharap investasi BYD tidak berhenti pada produksi kendaraan listrik. Menurutnya, kehadiran BYD perlu berkembang menjadi bagian dari ekosistem industri kendaraan listrik nasional dari hulu hingga hilir.

Agus mendorong BYD mengembangkan industri pengolahan bahan baku lokal, manufaktur baterai dan battery pack, hingga industri daur ulang baterai.

"Karena itu, peresmian fasilitas produksi pada hari ini menjadi momentum penting karena saya yakin akan menandai langkah BYD dari keberhasilan pembangunan pasar menuju penguatan kegiatan manufaktur di dalam negeri," tegas Agus.

Pabrik BYD Subang Produksi M6 DM dan Atto 1

Pabrik BYD di Subang (Arief A/Liputan6.com)

Pabrik BYD di Subang dikelola oleh PT BYD Auto Indonesia. Fasilitas tersebut telah memproduksi sejumlah kendaraan, termasuk M6 DM dan Atto 1.

Selanjutnya, BYD juga akan memproduksi M6 listrik serta Denza D9 di fasilitas tersebut.

Liu mengatakan pabrik BYD di Subang telah memiliki kemampuan produksi yang mencakup sejumlah tahapan penting, mulai dari stamping, welding, painting, hingga assembly.

Dengan kemampuan tersebut, fasilitas BYD di Subang tidak hanya menjadi pusat perakitan kendaraan, tetapi juga menjadi bagian dari pengembangan basis manufaktur perusahaan di Indonesia.

"Ini tidak hanya penting bagi kami, tapi juga pemerintah Indonesia karena mendukung transformasi kendaraan," tegasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya