Liputan6.com, Jakarta - Mantan Presiden Jokowi masih menjadi sasaran hoaks. Hoaks ini muncul dalam beragam tema dan tersebar di media sosial.
Lalu apa saja hoaks terbaru yang menyasar Jokowi? Berikut beberapa di antaranya:
Advertisement
1. Cek Fakta: Hoaks Video Polisi Tetapkan Jokowi Tersangka dan Bakal Dijemput Paksa
Cek Fakta Liputan6.com menemukan klaim video polisi tetapkan Jokowi tersangka dan bakal dijemput paksa. Klaim itu ditemukan beredar di Facebook pada 23 Agustus 2026.
Dalam unggahan tersebut terdapat video seorang polisi dengan narasi:
"Kami sudah melakukan pemanggilan, yang pertama yang bersangkutan itu tidak hadir. Dan yang kedua kami sudah melakukan pemanggilan, besok itu harus hadir.
Kalau tidak, sesuai dalam kewenangan Pasal 5 KUHAP yang baru Undang-Undang 20 Tahun 2025 ya, yang disebut perintah membawa. KUHAP yang lama juga ada itu pemanggilan paksa.
Ada juga pemanggilan paksa kalau dia tidak datang besok. Jadi kami jelaskan, karena ini dalam proses penyidikan itu ada mekanisme yang harus kita lalui. Panggil, dalam pemanggilan paksa juga tetap kita memperhatikan HAM."
Dalam video tersebut juga diberikan caption "Jokowi sudah di tetapkan tersangka atas terjadinya banyak kasus di Indonesia."
Lalu benarkah klaim video polisi tetapkan Jokowi tersangka dan bakal dijemput paksa? Simak dalam artikel berikut ini...
2. Cek Fakta: Hoaks Artikel Jokowi Minta Masyarakat Berlatih Perang Persiapan Menghadapi Perang Dunia Ketiga
Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan artikel mantan Presiden Jokowi meminta masyarakat berlatih perang persiapan menghadapi perang dunia ketiga. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 24 Agustus 2026.
Dalam unggahannya terdapat artikel berjudul:
"Jokowi Meminta Masyarakat Segera Latihan Berperang Untuk Persiapan Perang Dunia Ketiga Di Depan Mata"
Lalu benarkah postingan artikel mantan Presiden Jokowi meminta masyarakat berlatih perang persiapan menghadapi perang dunia ketiga? Simak dalam artikel berikut ini...
3. Cek Fakta: Hoaks Artikel Luhut Minta Masyarakat Solo Tak Usir Jokowi Jika Ijazahnya Palsu
Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan lagi postingan artikel Luhut Binsar Pandjaitan meminta masyarakat Solo tidak mengusir Jokowi jika ijazahnya palsu. Postingan itu beredar sejak awal bulan ini.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 6 Juli 2026.
Dalam postingannya terdapat tangkapan layar artikel dari Tempo berjudul "Luhut berharap jika Ijasah Jokowi Palsu masyarakat Solo jangan mengusir beliau."
Akun itu menambahkan narasi:
"Tangkapan layar berita dari media daring Tempo dengan judul utama "Luhut berharap jika Ijasah Jokowi Palsu masyarakat Solo jangan mengusir beliau".
Berita ini kemungkinan besar terkait dengan isu dugaan ijazah palsu Joko Widodo yang sempat mencuat ke publik dan menuai berbagai tanggapan.
Dalam konteks berita tersebut, Luhut Binsar Pandjaitan, yang saat itu menjabat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, menyampaikan harapannya agar masyarakat Solo tidak mengusir Jokowi jika isu ijazah palsu tersebut terbukti benar.
Menurut kalian bagaimana guy's"
Lalu benarkah postingan artikel Luhut Binsar Pandjaitan meminta masyarakat Solo tidak mengusir Jokowi jika ijazahnya palsu? Simak dalama artikel berikut ini...
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.