Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka perkasa pada perdagangan saham Kamis (3/9/2026). Dari 11 sektor hanya ada satu sektor yang melemah.
Mengutip data RTI, IHSG hari ini dibuka naik ke level 6.632,82 dibandingkan penutupan perdagangan kemarin yang berada di angka 6.595,77. Pada pukul 09.03 WIB, IHSG masih berada di zona hijau dengan menguat 0,39% menjadi 6.621,46.
Advertisement
Saat dipantau pukul 09.06 WIB, IHSG masih menguat 0,41% menjadi 6.622,64. Indeks saham LQ45 bertambah 0,33% menjadi 654,39. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.
Pada awal sesi perdagangan saham, IHSG berada di level tertinggi 6.638,60 dan level terendah 6.614,71. Sebanyak 297 saham menguat sehingga mengangkat IHSG. Selain itu, 147 saham melemah dan 235 saham diam di tempat.
Total frekuensi perdagangan saham mencapai 142.135 kali dengan volume perdagangan saham 2,2 miliar saham. Nilai transaksi harian saham tercatat Rp 915 miliar. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah berada di kisaran Rp 17.718.
Dari 11 sektor saham, hanya ada satu sektor yang mengalami pelemahan, yaitu sektor teknologi yang anjlok 2,21%. Sementara itu, sektor energi menguat 1,30% dan membukukan kenaikan terbesar, disusul sektor barang baku (basic materials) yang naik 1,07%.
Prediksi IHSG Hari Ini
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham Kamis, (3/9/2026). IHSG hari ini akan menguji 6.635-6.666. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham hari ini?
IHSG melemah tipis 0,06% ke 6.595 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, area penguatan terdekat yang disampaikan sudah tercapai pada perdagangan saham Rabu, 2 September 2026.
"Kami memperkirakan, posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave v dari wave © sehingga terdapat peluang lanjutan penguatan untuk menguji 6.635-6.666 sekaligus menguji area gap yang terbentuk beberapa waktu lalu,” ujar Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, dalam catatannya.
Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 6.476, 6.373 dan level resistance 6.635,6.705 pada Kamis pekan ini.
Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi melemah terbatas dengan level support dan resistance 6.440-6.635.
Rekomendasi Saham
Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas Indonesia memilih saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Essa Industries Indonesia Tbk (ESSA).
Sedangkan Herditya memilih saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT).
Rekomendasi Teknikal
1.PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) - Buy on Weakness
Saham ARCI terkoreksi 1,92% ke 1.275 dan disertai dengan adanya peningkatan volume penjualan. “Kami perkirakan, posisi ARCI sedang berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [c],” ujar Herditya.
Buy on Weakness: 1.195-1.250
Target Price: 1.340, 1.430
Stoploss: below 1.170
2.PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) - Trading Buy
Saham BBRI menguat 0,30% ke 3.390 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, pergerakannya pun belum mampu menembus MA200. “Kami memperkirakan, posisi pergerakan BBRI sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c],” ujar dia.
Trading Buy: 3.250-3.340
Target Price: 3.420, 3.470
Stoploss: below 3.230
3.PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) - Buy on Weakness
Saham BRMS terkoreksi 1,37% ke 720 dan masih didominasi oleh tekanan jual dengan volume yang mengecil. Herditya menuturkan, pihaknya memperkirakan, posisi BRMS sedang berada pada bagian dari wave 4 dari wave (C) pada label hitam.
Buy on Weakness: 660-690
Target Price: 790, 830
Stoploss: below 650