Fadli Zon Upayakan Revitalisasi Rumah Adat Sade yang Terbakar

Pemerintah menyiapkan rehabilitasi dan penataan ulang Rumah Adat Sade setelah kebakaran, dengan tetap mempertahankan karakter kawasan adat.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 02 September 2026, 20:21 WIB
Rencana pemulihan Desa Adat Sade Lombok yang dilanda kebakaran. (dok. Biro Komunikasi Kementerian Pariwisata)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengupayakan rehabilitasi, restorasi, dan revitalisasi Rumah Adat Sade di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), setelah kawasan tersebut dilanda kebakaran.

Fadli mengatakan Kementerian Kebudayaan tengah berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait, termasuk Sekretariat Negara (Setneg), untuk menangani dampak kebakaran tersebut.

“Iya, sedang kita usahakan koordinasi dengan kementerian dan lembaga lain dan juga dengan Setneg. Kita harapkan ini segera dilakukan apa namanya rehabilitasi, restorasi, atau revitalisasi di sana,” kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Sebelum pembangunan kembali dilakukan, Fadli menilai perlu disiapkan desain kawasan yang lebih jelas. Salah satu usulan yang disampaikannya adalah mengatur jarak antar-rumah adat agar sedikit lebih renggang untuk meningkatkan keamanan.

Penataan tersebut juga perlu memperhatikan sejumlah aspek pendukung, seperti saluran air, instalasi listrik, serta tata kawasan secara terintegrasi.

“Kemudian keamanan, saluran airnya, listriknya, dan sebagainya, dan juga desain kawasannya secara lebih terintegrasi dan nyaman bagi para wisatawan budaya, ya, para turis, para pengunjung untuk mengapresiasi Kampung Adat Sade,” ujarnya.

Meski kawasan akan ditata kembali, Fadli memastikan karakter dan ciri khas Rumah Adat Sade tetap dipertahankan. Menurut dia, masyarakat adat setempat memiliki pengetahuan mengenai bentuk dan karakter kawasan tersebut.

“Pasti. Saya kira mereka yang tahu karena pengetahuannya juga ada di masyarakat adat setempat,” katanya.

Fadli belum memastikan kapan proses revitalisasi akan dimulai. Pemerintah masih melakukan koordinasi dan menyiapkan desain kawasan sebelum pembangunan kembali dilakukan.

Besaran anggaran juga belum ditentukan. Menurut Fadli, pemerintah masih perlu mendata jumlah rumah adat, kios, serta kebutuhan pengamanan dan instalasi listrik.

“Kalau detailnya belum ada, tapi bisa dikira-kira lah. Rumah adat itu berapa, kios itu berapa gitu ya. Dan juga terutama pengamanannya, elektrikalnya seperti apa. Saya kira angka-angkanya bisa diprediksi,” tuturnya.

Fadli berharap proses revitalisasi dapat dipercepat sehingga pembangunan kembali bisa dimulai tahun ini.

 

Komisi X DPR Ikut Dorong Revitalisasi

Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat menghadiri Konser Kemerdekaan Gita Bahana Nusantara (GBN) 2026 kawasan Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (11/8/2026). (ANTARA)

Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani juga mendorong pemerintah segera merevitalisasi Desa Adat Sade. Menurut dia, kawasan tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan masyarakat NTB, tetapi juga bagian dari kekayaan budaya Indonesia.

Lalu mengatakan kebakaran telah meluluhlantakkan kawasan adat yang sebelumnya menjadi salah satu tujuan wisata budaya di Lombok Tengah.

“Melalui momen pembahasan anggaran ini tentu saya berharap kepada kita semua tentunya teman-teman anggota Komisi X mari kita sama-sama dorong, ini bukan karena saya dari Lombok tidak, tetapi ini juga menjadi salah satu kekayaan bangsa Indonesia yang merupakan peninggalan dari leluhur kita,” kata Lalu.

Dia berharap revitalisasi dapat dilakukan melalui pengaturan anggaran maupun arahan khusus dari Presiden.

Lalu juga mendukung pengajuan tambahan anggaran Kementerian Kebudayaan. Dia berharap anggaran tersebut tidak banyak diblokir sehingga program-program prioritas kementerian dapat berjalan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya