Isu Megathrust di Sulteng, BMKG Palu Imbau Warga Tak Panik

Sulteng memang menjadi wilayah rawan gempa, namun tidak ada satu orang yang bisa memprediksi kapan gempa akan terjadi.

oleh Tim RegionalDiterbitkan 01 September 2026, 18:44 WIB
Ilustrasi Gempa (Liputan6.com/Arfandi Ibrahim)

Liputan6.com, Palu - Warga Sulteng tengah dibuat gaduh dengan kabar yang beredar di media sosial terkait akan adanya gempa megathrust di kawasan tersebut. Terkait kabar itu, BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Palu mengimbau masyarakat tidak panik dengan kabar tersebut.

"Jadi, isu mengenai megathrust pada dasarnya merujuk pada energi gempa bumi terkumpul yang tertahan di dalam bumi," kata Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Palu Djati Cipto Kuncoro, Selasa (1/9/2026).

Cipto menjelaskan, terjadinya gempa-gempa berskala kecil yang kerap melanda wilayah Kota Palu dan Sulawesi Tengah, secara teori justru membantu melepaskan energi tersebut secara bertahap, tidak sekalian dengan kekuatan besar.

"Secara teori, dengan adanya gempa-gempa kecil ini, energi itu sudah mulai dilepaskan pelan-pelan. Sehingga, rasa ketakutan kita terhadap megathrust itu diharapkan tidak begitu dahsyat," katanya.

Menurut Cipto, tidak ada satu orang yang bisa memprediksi kapan terjadinya gempa. Bahkan BMKG, pihaknya, tidak bisa memastikan atau meramalkan secara pasti gempa bumi terjadi di masa mendatang. Namun demikian, dirinya mengakui jika wilayah Sulawesi Tengah memang berada di jalur rawan bencana gempa bumi.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu simpang siur, melainkan terus meningkatkan kesiapsiagaan mandiri dalam menghadapi potensi bencana," katanya.

Cipto menjelaskan fenomena kebencanaan seperti megathrust wajib disikapi sebagai bentuk edukasi dan peningkatan kewaspadaan.

"Harapannya seluruh masyarakat semakin siap dan tanggap, sehingga risiko korban jiwa maupun kerugian material saat bencana terjadi dapat diminimalkan," ujarnya.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas I Palu bahwa total kejadian gempa bumi di Kabupaten Sigi dan sekitarnya tahun 2021-2026 sebanyak 3.596 kali.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya