170 Tahun Ursulin Indonesia, Gelar Festival Pendidikan dan Drama Musikal Kolosal

Ursulin Indonesia merayakan 170 tahun lewat Festival Pendidikan "Tangguh dalam Cinta" dan drama musikal kolosal "Mutiara dari Timur" di Istora Senayan.

oleh Ayu SrikhandiDiterbitkan 01 September 2026, 16:35 WIB
Ursulin Indonesia merayakan 170 tahun lewat Festival Pendidikan "Tangguh dalam Cinta" dan drama musikal kolosal "Mutiara dari Timur". (Ursulin Indonesia)

Liputan6.com, Jakarta - Ursulin Indonesia merayakan 170 tahun perjalanannya mengabdi di dunia pendidikan Tanah Air melalui Festival Pendidikan 170 Tahun Ursulin Indonesia bertajuk "Tangguh dalam Cinta". Festival ini digelar sebagai bentuk syukur atas kiprah panjang Ursulin dalam dunia pendidikan Indonesia, sekaligus momentum untuk melihat ke depan bagaimana pendidikan dapat terus berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Festival ini diselenggarakan oleh lima sekolah Ursulin di DKI Jakarta dan Banten, yakni Sekolah St. Maria, Sekolah St. Ursula Jakarta, Sekolah St. Theresia, Sekolah St. Vincentius, dan Sekolah St. Ursula BSD. Sebagai puncak acara, festival ini menghadirkan drama musikal kolosal "Mutiara dari Timur: Nyala Perjuangan Martha Christina Tiahahu" yang melibatkan sekitar 520 pemain gabungan dari jenjang TK hingga SMA.


Detail Acara Festival Pendidikan

Selain drama musikal, Ursulin Indonesia juga menghadirkan Edufair. (Ursulin Indonesia)

Berikut informasi lengkap seputar penyelenggaraan Festival Pendidikan 170 Tahun Ursulin Indonesia:- Tanggal: 10-11 September 2026- Lokasi: Istora Senayan, Jakarta- Waktu: 09.00-19.00 WIB- Penyelenggara: Sekolah St. Maria, Sekolah St. Ursula Jakarta, Sekolah St. Theresia, Sekolah St. Vincentius, dan Sekolah St. Ursula BSD- Acara puncak: Drama musikal kolosal "Mutiara dari Timur: Nyala Perjuangan Martha Christina Tiahahu" dengan sekitar 520 pemain

Festival ini berakar pada semangat Serviam ("Saya mengabdi") yang ditanamkan pendiri Ursulin, Santa Angela Merici. Suster Moekti Gondosasmito, OSU, Ketua II Yayasan Satya Bhakti menjelaskan, "170 tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Festival Pendidikan ini adalah wujud syukur atas kehadiran Ursulin di Indonesia, sekaligus ungkapan syukur yang ingin kami bagikan kepada mereka yang membutuhkan."


Kisah Martha Christina Tiahahu di Balik Drama Musikal

Ketua Panitia Festival, Anton Sumardi, menuturkan bahwa acara ini menjadi kesempatan langka bagi lima sekolah Ursulin untuk berkolaborasi menampilkan identitas bersama. Ia menambahkan, kisah pahlawan Martha Christina Tiahahu dipilih karena ada "benang merah antara perjuangan pendiri Ursulin, Santa Angela Merici, yang mendidik kaum perempuan muda, dan keberanian Martha yang sejak remaja telah berjuang untuk bangsanya."

Sutradara drama musikal, Rama Soeprapto, menuturkan perjalanan hidup Martha Christina Tiahahu adalah kisah kepahlawanan dari Indonesia Timur yang jarang sekali diangkat. "Sejarah bukan hanya untuk dibaca, tetapi untuk dihidupkan. Agar anak-anak tidak sekadar mengenal nama Martha Christina Tiahahu, tetapi merasakan perjuangan dan keberaniannya," ujarnya.


Dedikasi untuk Beasiswa Pendidikan

Selain drama musikal, festival ini juga menghadirkan Edufair atau pameran pendidikan dan perguruan tinggi nasional dan internasional, beragam lomba edukatif, seminar parenting, panggung ekstrakurikuler, serta bazaar produk UMKM dan kuliner. Festival Pendidikan dapat disaksikan secara gratis, sementara tiket untuk drama musikal kolosal "Mutiara dari Timur" dapat dibeli melalui Loket.com.

Hasil dari acara ini akan didedikasikan untuk keberlanjutan Yayasan Beasiswa Ursulin (Ursuline Scholarship Foundation/USF). Berikut capaian USF hingga saat ini:- Total 8.095 beasiswa telah disalurkan di lebih dari 25 kota di Indonesia dan Timor Leste hingga tahun ajaran 2025/2026- Pada tahun ajaran 2025/2026, dari 919 pengajuan yang masuk, USF berhasil membantu 709 siswa- Angka tersebut menunjukkan kebutuhan bantuan pendidikan yang masih jauh lebih besar dari kapasitas bantuan saat ini

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya