4 Remaja La Masia Bersinar saat Barcelona Menang 5-2 atas Rayo Vallecano

Barcelona menang 5-2 atas Rayo Vallecano dengan kontribusi besar para pemain muda La Masia

oleh Asad ArifinDiterbitkan 01 September 2026, 13:52 WIB
Ekspresi penyerang Barcelona, Lamine Yamal, dalam pertandingan Liga Spanyol antara FC Barcelona dan Rayo Vallecano de Madrid di Stadion Camp Nou, Barcelona, Selasa (1/9/2026) dini hari WIB. (Lluis Gene/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Barcelona kembali memperlihatkan kekuatan generasi mudanya saat mengalahkan Rayo Vallecano 5-2 di Camp Nou, Selasa (1/9/2026) dini hari WIB. Empat pemain remaja jebolan La Masia kembali dipercaya sebagai starter dan mampu menunjukkan kematangan yang melampaui usia mereka.

Lamine Yamal memang menjadi pusat perhatian setelah mencetak gol dalam kemenangan tersebut. Namun, Pau Cubarsi, Marc Bernal, dan Xavi Espart juga memberikan kontribusi penting sepanjang pertandingan.

Keberadaan empat pemain muda dalam susunan utama Barcelona bahkan mulai terasa seperti sesuatu yang biasa. Padahal, memainkan pemain seusia mereka secara rutin di level tertinggi dengan konsistensi seperti itu bukanlah hal yang lazim.

Kemenangan atas Rayo menjadi panggung lain bagi generasi muda Barcelona untuk menunjukkan kapasitas mereka. Bukan hanya Yamal, tiga lulusan La Masia lainnya juga memperlihatkan bahwa mereka semakin siap menjadi bagian penting dari skuad Hansi Flick.


Pau Cubarsi dan Marc Bernal Tampil Menonjol

Pau Cubarsi (kanan) saat Barcelona bertemu Athletic Bilbao. (Fadel SENNA / AFP)

Pau Cubarsi kembali menunjukkan mengapa dirinya dianggap sebagai salah satu bek muda paling istimewa. Ia tidak hanya melakukan blok penting, tetapi juga aktif mengatur posisi rekan-rekannya dalam situasi bola mati dan mengambil tanggung jawab dalam pembangunan serangan.

Cubarsi mencatatkan kontribusi defensif yang menonjol saat menghadapi Rayo. Ia menghasilkan satu blok tembakan, empat pemulihan bola, enam sapuan, satu intersep, dan memenangkan lima duel, sementara 81 persen dari 110 percobaan operannya berhasil diselesaikan.

Penampilan Marc Bernal bahkan tidak kalah menarik. Gelandang bertahan muda tersebut tampil jauh lebih nyaman dibandingkan ketika sebelumnya masih beradaptasi dengan tuntutan sepak bola tim utama.

Bernal mampu menjalankan tugas defensif sekaligus membantu Barcelona mengontrol penguasaan bola dan membangun serangan. Ia juga memberikan assist untuk gol pembuka Lamine Yamal, menyelesaikan hampir 90 persen operannya, membuat dua operan kunci, dan sukses melakukan tiga dribel.


Xavi Espart Makin Sulit Tergeser

Bek Barcelona, Jules Kounde, mengontrol bola ketika rekan setimnya, Xavi Espart, dilanggar oleh penyerang Deportivo Alaves, Aitor Manas, dalam laga jornada 36 La Liga Spanyol 2025/2026 di Stadion Mendizorroza, Kamis (14/5/2026) dini hari WIB. (ANDER GILLENEA / AFP)

Xavi Espart menjadi nama lain yang kembali mencuri perhatian dalam kemenangan Barcelona. Pemain muda tersebut kini menjadi satu-satunya anggota skuad yang telah bermain penuh selama 270 menit di bawah asuhan Hansi Flick musim ini.

Espart menunjukkan ketenangan ketika menguasai bola dan disiplin dalam pergerakan tanpa bola. Kemampuannya melakukan overlapping serta mengirimkan operan kreatif untuk membongkar pertahanan lawan membuat kontribusinya semakin penting.

Konsistensi para pemain muda tersebut memberikan dimensi berbeda bagi Barcelona. Yamal, Cubarsi, Bernal, dan Espart tidak hanya mendapatkan kesempatan karena usia mereka, tetapi mulai menunjukkan kapasitas untuk menjadi pemain penting dalam sistem Flick.

Barcelona pun memiliki fondasi menarik untuk membangun tim dalam jangka panjang. Jika perkembangan mereka terus berjalan positif, La Masia kembali berpotensi menjadi sumber kekuatan utama Blaugrana, bukan sekadar pelengkap skuad senior.

Sumner: Barca Universal

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya