Liputan6.com, Jakarta - Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) mempererat sinergi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) guna menggenjot kualitas dan jangkauan layanan telekomunikasi di seluruh Indonesia.
Kolaborasi strategis ini menyasar peningkatan ketahanan, kedaulatan, serta percepatan transformasi digital secara merata.
Advertisement
Ketua Umum Apjatel, Jerry Mangasas Shandy, menegaskan posisi industri jaringan sebagai penggerak utama berjalan beriringan dengan kebijakan pemerintah. Menurutnya, konektivitas digital kini menjadi barometer penting dalam menghubungkan antarmasyarakat, antarpulau, hingga antarsektor ekonomi.
"Ini menjadi barometer percepatan, bagaimana kita terkoneksi antara satu orang ke orang, pulau ke pulau, dan sektor ke sektor," ujar Jerry saat menghadiri rangkaian Hari Bhakti Postel ke-81 di Jakarta, sebagaimana dikutip dari Antara, Senin (31/8/2026).
Ia menambahkan momentum peringatan ini vital untuk memperkuat kolaborasi lintas pemangku kepentingan demi menghadirkan infrastruktur digital yang tangguh.
Staf Ahli Bidang Sosial, Ekonomi, dan Budaya Kemkomdigi, Raden Wijaya Kusumawardhana, menilai integrasi antarentitas dalam ekosistem digital nasional merupakan kunci utama memperluas jangkauan jaringan.
Konsolidasi Industri Telekomunikasi
Semangat kolaborasi ini diharapkan membawa dampak langsung pada peningkatan kualitas layanan publik.
"Kegiatan ini juga masih dalam suasana Hari Kemerdekaan, sehingga harapannya menumbuhkan semangat kita semua untuk terus berkontribusi mewujudkan Indonesia yang lebih maju," tutur Kusumawardhana.
Peringatan Hari Bhakti Postel ke-81 Tahun 2026 ini bukan sekadar ajang perayaan seremonial, melainkan pendorong konsolidasi industri telekomunikasi.
Ketua Pelaksana Hari Bhakti Postel ke-81, Theodorus Ardi Hartoko, menjelaskan rangkaian acara dirancang untuk mengenang sejarah perjuangan insan pos dan informatika dalam menjaga kedaulatan komunikasi nasional.
Pria yang akrab disapa Teddy tersebut mengungkapkan acara di Jakarta merupakan kegiatan kedua setelah kesuksesan gelaran Digital Transformation Indonesia Conference and Expo (DTI-CX).