Liputan6.com, Jakarta - Jose Mourinho melakukan perubahan besar dalam susunan pemain Real Madrid pada jornada ketiga La Liga 2026/2027. Namun, rotasi tersebut tidak mengurangi kualitas permainan Los Blancos saat menghadapi Malaga di Santiago Bernabeu.
Real Madrid justru meraih kemenangan telak 4-0. Jude Bellingham, gol bunuh diri Alfonso Herrero, Kylian Mbappe, dan Arda Guler menjadi penentu kemenangan tim ibu kota.
Advertisement
Mourinho sebelumnya mempertahankan komposisi utama dalam dua pertandingan pertama musim ini. Kali ini, ia melakukan perubahan di hampir seluruh lini, yang diduga berkaitan dengan padatnya jadwal pertandingan.
Keputusan tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi sejumlah pemain pelapis untuk menunjukkan kemampuan. Hasilnya, Real Madrid tetap mampu menjaga performa dan meraih kemenangan meyakinkan.
Mourinho Bongkar Komposisi Utama Real Madrid
Perubahan dimulai dari lini belakang dengan masuknya Trent Alexander-Arnold dan Marc Cucurella untuk pertama kalinya sebagai starter musim ini. Keduanya menggantikan Denzel Dumfries dan Alvaro Carreras yang sebelumnya mendapat kepercayaan Mourinho.
Mourinho juga mengubah pasangan bek tengah dengan menurunkan Antonio Rudiger menggantikan Ibrahima Konate. Laga melawan Malaga sekaligus menjadi penampilan perdana Rudiger sebagai starter musim ini.
Di lini tengah, Eduardo Camavinga dipercaya menggantikan Bernardo Silva. Pemain asal Prancis itu kemudian berduet dengan Federico Valverde dalam skema double pivot.
Perubahan paling menarik terjadi di sisi kanan serangan. Mourinho mencadangkan Arda Guler dan memilih Brahim Diaz, sementara Yan Diomande yang sebelumnya banyak diperbincangkan juga tidak menjadi pilihan utama.
Rotasi Jadi Ajang Pembuktian Pemain Pelapis
Keputusan Mourinho memberikan gambaran mengenai kedalaman skuad Real Madrid yang ingin ia manfaatkan sepanjang musim. Para pemain yang mendapat kesempatan menjadi starter harus membuktikan bahwa mereka mampu menjaga standar permainan ketika para pemain utama diistirahatkan.
Hasilnya terlihat dari skor akhir di Santiago Bernabeu. Real Madrid mampu mencetak empat gol tanpa kebobolan, dengan Bellingham, Mbappe, Guler, serta gol bunuh diri Herrero memastikan kemenangan meyakinkan.
Rotasi tersebut juga memberi Mourinho lebih banyak pilihan dalam menentukan komposisi tim. Performa pemain seperti Rudiger, Cucurella, Alexander-Arnold, Camavinga, dan Brahim Diaz dapat menjadi pertimbangan dalam menghadapi jadwal yang semakin padat.
Pada saat yang sama, keberhasilan rotasi membuat persaingan internal di skuad Real Madrid semakin menarik. Mourinho kini memiliki bukti bahwa perubahan susunan pemain tidak otomatis menurunkan level tim.