Liputan6.com, Jakarta - Penyanyi asal Amerika, Dolly Parton, telah dimakamkan di tempat peristirahatan terakhirnya di Woodlawn Memorial Park and Mausoleum, Nashville, pada Jumat lalu, (28/8/2026). Diwartakan oleh E! News, Minggu (30/8/2026), mendiang dimakamkan di samping suaminya Carl Dean, yang telah lebih dulu meninggal dunia pada Maret 2025 lalu. Semasa hidup, keduanya membina pernikahan yang langgeng dan bertahan selama lebih dari enam dekade.
Sang ikon musik country itu meminta satu hal sebelum meninggal kepada keluarganya, ia ingin dimakamkan dalam upacara pemakaman pribadi yang hanya dihadiri oleh keluarga dekatnya. Keluarga Dolly pun meminta orang-orang yang mencintai Dolly untuk menemukan cara lain untuk menghormati kenangannya.
Advertisement
Selain itu, keponakan Parton, Brian Seaver, mengungkapkan bahwa pelantun dari lagu “Jolene” itu juga memiliki permintaan khusus tentang bagaimana ia harus dimakamkan.
“Dolly adalah seorang petani, sama seperti ayahnya,” tutur Brian dalam video unggahannya di Instagram pada 25 Agustus lalu.
“Ayahnya mengolah tanah. Ia mengolah lagu dan kebahagiaan. Dolly menelepon saya dan bicara ia ingin beristirahat di tempat tidur katun mewah yang indah karena setelah menjalani hidup dengan mengenakan perhiasan berat, ia akhirnya pantas untuk merasa nyaman dan beristirahat.”
Musik yang Ingin Diputar di Upacara Pemakamannya
Pada tahun-tahun sebelum kematiannya, Dolly juga sudah merenungkan mengenai musik yang ingin diputarkan untuk upacara kematiannya, salah satunya yaitu “If We Never Meet Again”.
“Ini adalah lagu gereja country-gospel lama yang bercerita tentang jika kita tidak pernah bertemu lagi di dunia ini, aku akan menemuimu di pantai yang indah itu,” katanya kepada Entertainment Weekly pada tahun 2014 silam.
“Itu lagu favorit ayahku,” lanjutnya. “Kami menyanyikannya di pemakamannya, dan aku ingin lagu itu dinyanyikan di pemakamanku juga."
Pemenang Grammy itu juga menyebutkan lagu lainnya, yaitu lagu miliknya “I Will Always Love You”. “Saya yakin mereka akan memainkan “I Will Always Love You” saat saya meninggal.”
Bandara Nashville Ganti Nama Jadi Dolly Parton
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Gubernur Tennessee Bill Lee mengumumkan rencana untuk mengganti nama Nashville International Airport menjadi nama Dolly Parton, menyusul meninggalnya bintang musik country berusia 80 tahun itu akibat kanker pada pekan ini.