WhatsApp Siapkan Fitur ‘Scam Alert’ untuk Berantas Penipuan

WhatsApp disebut akan segera merilis fitur untuk mendeteksi pesan dari penipu. Bagaimana cara kerjanya?

oleh Aisyah Mustika ZamaniDiterbitkan 01 September 2026, 08:00 WIB
Ilustrasi WhatsApp, media sosial. (Gambar oleh Heiko dari Pixabay)

Liputan6.com, Jakarta - WhatsApp sedang mengembangkan fitur Scam Alert, di mana rincian terkait fitur ini sudah diungkap Meta lebih dari dua minggu lalu.

Meskipun WhatsApp belum mengumumkan kapan perilisan resmi untuk seluruh pengguna, kemungkinan waktunya tidak akan lama, mengingat fitur tersebut sudah tersedia untuk beberapa pengguna Android beta WhatsApp.

Diwartakan GSMArena, Selasa (1/9/2026), bocoran ini datang dari tim WABetaInfo yang menemukan fitur Scam Alert pada versi beta 2.26.34.1 di aplikasi WhatsApp untuk Android.

Fitur Scam Alert bekerja dengan memperingati pengguna jika ada pesan masuk dari pengirim anonim yang tampak seperti penipuan, tanpa sepengetahuan pengirim bahwa penerima menggunakan fitur tersebut.

Saat mendapatkan peringatan, pengguna WhatsApp bisa menandai pengirim sebagai orang terpercaya atau memblokir serta melaporkannya.

Jika menandai percakapan sebagai terpercaya, pengguna dapat membagikan lima pesan terakhir dengan WhatsApp guna membantu meningkatkan akurasi fitur itu.

Cara mengaktifkannya, pengguna perlu menyalakan secara manual melalui menu Pengaturan (Settings) > Akun (Account).

Penjelasan dari Meta

Dalam postingan blog resmi, Meta menjelaskan Scam Alert bersifat opsional yang memanfaatkan model kecerdasan buatan (machine learning) pada perangkat untuk mendeteksi pesan penipuan.

“Tidak ada isi pesan yang keluar dari perangkat untuk diklasifikasikan, atau pun dilaporkan secara otomatis ke WhatsApp, Meta, maupun pihak lain. Fitur ini melengkapi enkripsi end-to-end sekaligus memberikan peringatan penipuan yang dikendalikan penuh oleh pengguna,” Meta menegaskan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya