Liputan6.com, Jakarta - Inter Milan akan melakoni laga tandang pertama mereka di Serie A 2026/2027 dengan menghadapi Cagliari di Sardinia, Minggu malam. Kedua tim sama-sama mengawali musim dengan kemenangan, tetapi Inter datang sebagai juara bertahan dan favorit kuat untuk membawa pulang tiga poin.
Pasukan Cristian Chivu membuka musim dengan kemenangan meyakinkan 4-1 atas Monza. Setelah gol Hakan Calhanoglu sempat dibalas lawan, Inter tampil dominan pada babak kedua melalui gol Yann Bisseck, Piotr Zielinski, dan Pio Esposito.
Advertisement
Kemenangan tersebut melanjutkan momentum positif Inter setelah musim lalu meraih double domestik, Scudetto ke-21 dan Coppa Italia ke-10. Dengan kedalaman skuad yang dimiliki, Nerazzurri kembali menjadi kandidat utama untuk mempertahankan gelar dan untuk mencapai itu mereka bertekad meraih kemenangan di kandang Cagliari di akhir pekan ini.
Rekor pertemuan juga jelas berpihak kepada Inter. Mereka meraih 28 poin dari 30 poin terakhir yang tersedia saat menghadapi Cagliari dan mencetak rata-rata 2,6 gol per pertandingan. Inter bahkan memenangi enam pertemuan terakhir di kandang Cagliari, termasuk tiga laga terakhir tanpa kebobolan.
Namun, Cagliari tidak bisa dipandang sebelah mata. Rossoblu membuka musim dengan kemenangan atas Parma, kemenangan pertama mereka pada giornata pembuka sejak 2013. Alessandro Romano menjadi salah satu pahlawan setelah mencetak gol indah pada debut liganya, sementara Cagliari sebelumnya juga tiga kali membentur tiang atau mistar.
Tim asuhan Fabio Pisacane pun sedang berada dalam tren positif. Jika dihitung sejak akhir musim lalu, Cagliari telah meraih empat kemenangan beruntun di semua kompetisi. Mereka juga memiliki modal tambahan setelah finis di posisi ke-14 musim lalu, pencapaian terbaik klub di Serie A dalam sembilan tahun terakhir.
Inter diperkirakan tetap mengandalkan dominasi penguasaan bola dan kualitas lini tengah. Calhanoglu akan menjadi salah satu kunci dalam mengatur tempo, sementara pemain seperti Zielinski dan para wing-back memberi Inter variasi dalam membangun serangan.
Cagliari kemungkinan akan bermain lebih disiplin dan mengandalkan transisi cepat. Dukungan publik Sardinia bisa menjadi faktor tambahan, terutama jika mereka mampu menahan tekanan Inter pada fase awal pertandingan dan memanfaatkan peluang dari serangan balik.