Indonesia Jadi Negara dengan Konsumsi Mi Instan Terbanyak Kedua di Dunia, Capai 14,5 Miliar Porsi

Indonesia hanya dikalahkan China dalam daftar negara dengan konsumsi mi instan terbanyak di dunia.

oleh Nurri Indah KholillahDiterbitkan 29 Agustus 2026, 17:30 WIB
Mi instan goreng. (Sumber Foto: indomie/Instagram)

Liputan6.com, Jakarta - Mi instan menjadi salah satu pilihan makanan praktis yang sulit ditolak. Aroma bumbu yang khas, tekstur mi yang kenyal, serta proses memasaknya yang singkat membuat hidangan ini digemari berbagai kalangan. Tak hanya populer di Indonesia, mi instan juga memiliki pasar besar di sejumlah negara.

Tingginya konsumsi mi instan membuat beberapa negara Asia Tenggara masuk dalam daftar pasar terbesar di dunia. Indonesia bahkan menempati posisi kedua secara global dengan konsumsi mencapai 14,5 miliar porsi pada tahun lalu. China berada di peringkat pertama, sedangkan India menempati posisi ketiga.

Melansir VnExpress, Jumat (28/8/2026), data tersebut mengacu pada laporan World Instant Noodles Association yang dirilis pada Agustus 2026. Konsumsi mi instan di Indonesia tercatat sekitar 51 persen lebih tinggi dibandingkan India.

Angka ini sekaligus menggambarkan kuatnya permintaan terhadap makanan yang praktis dan mudah disiapkan. Di Indonesia, mi goreng menjadi salah satu varian yang banyak digemari.

Hidangan ini juga kerap dikreasikan dengan berbagai bahan tambahan, mulai dari telur, sayuran, sosis, ayam, hingga sambal untuk menciptakan rasa yang lebih beragam. Meski menggugah selera, mi instan sebaiknya tidak dikonsumsi setiap hari.

Kandungan garam, lemak, dan kalori yang cukup tinggi perlu diperhatikan. Menambahkan sayuran dan sumber protein seperti telur, tahu, tempe, atau daging dapat membuat sajian mi menjadi lebih lengkap dan seimbang.

Konsumsi Mi Instan di Asia Tenggara

Ilustrasi mi instan. (dok. pexels/Alena Shekhovtcova)

Selain Indonesia, Vietnam, Filipina, dan Thailand juga masuk dalam daftar negara dengan konsumsi mi instan terbesar. Jika digabungkan, keempat negara Asia Tenggara tersebut menghabiskan sekitar 31,3 miliar porsi mi instan sepanjang 2025.

Secara global, konsumsi mi instan mencapai sekitar 124 miliar porsi pada tahun yang sama, naik 0,7 persen dibandingkan 2024. China masih menjadi pasar terbesar dengan 43,3 miliar porsi, jumlah yang hampir menyamai total konsumsi lima negara berikutnya.

Jepang, yang dikenal sebagai tempat mi instan pertama kali diproduksi secara komersial, berada di posisi kelima dengan konsumsi 5,9 miliar porsi. Amerika Serikat menyusul di peringkat keenam dengan 5,2 miliar porsi.

Sementara itu, Korea Selatan dan Nigeria melengkapi jajaran 10 besar dengan konsumsi masing-masing mencapai 4,1 miliar dan 3,1 miliar porsi.

Ragam Penyajian Mi

Tumpukan mi instan dipajang untuk dijual di toko Good Noodle yang menjual berbagai macam mi instan dari seluruh Asia, di Bangkok, Thailand, pada 25 Agustus 2022. (Manan VATSYAYANA/AFP)

Setiap negara di Asia Tenggara punya cara khas dalam menikmati mi instan, termasuk dari pilihan rasa hingga bahan pelengkapnya.

Di Vietnam, mi dengan tekstur kenyal cukup digemari. Sajian tersebut kerap dilengkapi udang, bawang bombai, lemon, dan cabai. Selain mi berbahan tepung terigu, tersedia pula mi beras yang terinspirasi dari pho, hidangan mi khas Vietnam.

Sementara di Filipina, mi goreng dikenal sebagai Pancit Canton. Cita rasa calamondin atau jeruk khas setempat dan cabai menjadi pilihan populer. Untuk mi kuah, perpaduan dengan makanan laut juga banyak diminati. Ukuran cup yang praktis turut mendapat tempat di tengah kebiasaan masyarakat menikmati camilan.

Thailand menawarkan varian dengan cita rasa kuat, seperti tom yum, suki Thailand, dan daging babi cincang. Sensasi pedas dari cabai menjadi salah satu karakter yang menonjol dalam pilihan mi instan di negara tersebut.

Selera Mi Instan di Indonesia

Mie instan buatan warmindo selalu dilengkapi saus dan telur. (foto: Liputan6.com/edhie prayitno ige)

Di Indonesia, mi instan kerap diolah dengan berbagai tambahan bahan untuk menciptakan sajian yang lebih menggugah selera. Salah satu kombinasi yang sederhana sekaligus populer adalah mi goreng dengan telur, baik menggunakan telur orak-arik maupun telur ceplok.

Perpaduan mi berbumbu gurih dengan telur yang lembut memberikan rasa yang semakin nikmat dan mengenyangkan. Hidangan ini juga menjadi pilihan praktis bagi mereka yang ingin menyiapkan makanan dalam waktu singkat tanpa membutuhkan banyak bahan.

Telur pun mudah ditemukan di dapur dan dapat diolah sesuai selera. Cukup masak mi, tambahkan bumbu, kemudian lengkapi dengan telur sebagai topping. Jika ingin lebih lengkap, sajian tersebut dapat ditambahkan sayuran, daun bawang, cabai, atau bahan lain yang tersedia di rumah.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya