Perjalanan Panjang Adrian Yunan Eks Efek Rumah Kaca Berdamai dengan Kebutaan

Adrian Yunan eks Efek Rumah Kaca cerita perjalanan menerima kebutaan total. Simak proses berdamai dengan kondisi hingga tetap menemukan jalan lewat musik.

oleh Renisya Satya PutriDiterbitkan 27 Agustus 2026, 11:50 WIB
Adrian Yunan (Instagram/ @jodhyprasetyo)

Liputan6.com, Jakarta - Kehilangan penglihatan menjadi babak paling berat dalam hidup Adrian Yunan. Eks personel Efek Rumah Kaca (ERK) ini mengaku butuh waktu panjang untuk bisa menerima kondisinya sepenuhnya.

Adrian bercerita, setelah resign dari pekerjaan kantoran dan memutuskan fokus di ERK, seluruh hidupnya nyaris sepenuhnya tercurah untuk band tersebut. Kondisi ini awalnya terasa sangat berat baginya.

"Berat. Berat. Karena aku merasa setelah udah nggak kerja lagi, semua hidup aku curahkan di situ gitu ya," ujar Adrian Yunan saat ditemui di Kios Ojo Keos, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, belum lama ini.


Belajar Siasati Kondisi

Adrian Yunan pakai kaos © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi

Seiring waktu, Adrian mulai belajar menyiasati kondisinya sendiri. Ia perlahan melepaskan beban yang selama ini ia rasakan dan memilih menjalani hidup dengan lebih tenang.

"Setelah aku merasa kayaknya aku bisa lebih menyiasati semuanya kalau aku sendiri, ya rasa berat itu udah mulai aku lepas gitu ya. Aku pengen lebih realistis, pengen lebih tenang," katanya.


Kondisi Penglihatan Terkini

Kini, kondisi mata Adrian benar-benar sudah tidak bisa melihat sama sekali. Namun ia menjelaskan, kegelapan yang ia rasakan berbeda dari bayangan banyak orang tentang kebutaan total.

"Sekarang lagi total nggak lihat. Tapi penglihatanku nggak, ada beberapa orang yang bilang kalau nggak lihat tuh kayak warna mungkin hitam gitu ya, orang ada yang blackout gitu ya. Kalau aku nggak sih," jelasnya.


Masih Terlihat Cahaya Samar

Menurut Adrian, yang ia rasakan lebih menyerupai warna abu-abu, dengan sedikit celah cahaya samar di bagian pinggir penglihatannya.

"Kayak abu-abu nih rasanya. Kalau layar tuh ya, layarku nih di tengah ini sebagian besar nggak ada bayangan nggak ada cahaya yang tembus tapi sepertinya di samping ada, di pinggir gitu," ungkapnya.


Cara Berdamai dengan Keadaan

Proses menerima kondisi ini juga sempat membuat Adrian berpikir untuk berhenti total dari dunia musik. Namun perlahan ia menemukan cara untuk berdamai dengan keadaan lewat karya.

"Aku berusaha melepaskan diri dari segala tekanan juga dari musik juga, akhirnya lari-larinya ke situ lagi sih kira-kira gitu," tuturnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya