Liputan6.com, Jakarta - Arsenal dikabarkan telah menetapkan harga untuk Myles Lewis-Skelly di tengah meningkatnya minat terhadap bek muda serbabisa tersebut. Manchester United menjadi salah satu klub yang masih memantau situasinya, meski banderol yang dipasang The Gunners dinilai terlalu tinggi.
Arsenal disebut siap melepas pemain jebolan akademinya apabila ada klub yang bersedia memenuhi valuasi. Chelsea juga dikabarkan tertarik, sehingga posisi Arsenal cukup kuat dalam negosiasi.
Advertisement
Menurut jurnalis Manchester Evening News, Samuel Luckhurst, Arsenal menghargai Lewis-Skelly lebih dari 50 juta poundsterling. Klub London Utara itu disebut tidak keberatan menjual sang pemain jika ada tawaran yang sesuai dengan angka tersebut.
Manchester United masih berharap Arsenal bersedia menurunkan harga. Namun, hingga kini, Setan Merah menilai tuntutan tersebut terlalu mahal, terutama karena mereka masih memiliki sejumlah area lain yang perlu diperkuat.
Peran Lewis-Skelly di Arsenal
Lewis-Skelly, yang baru berusia 19 tahun, justru mendapat kepercayaan dari Mikel Arteta pada awal musim ini. Ia tampil sejak menit pertama saat Arsenal menghadapi Manchester City di Community Shield dan kembali menjadi starter ketika menghadapi Coventry City di Premier League.
Situasi tersebut menunjukkan bahwa Lewis-Skelly masih memiliki peran penting dalam rencana Arteta.
Meski demikian, Luckhurst menyebut meningkatnya kesempatan bermain Lewis-Skelly juga dipengaruhi kondisi skuad Arsenal. Martin Zubimendi disebut belum dalam kondisi maksimal, sementara Mikel Merino baru kembali setelah menjalani Piala Dunia 2026.
Arteta sendiri telah menegaskan keyakinannya bahwa Lewis-Skelly akan bertahan di Emirates. Sang manajer bahkan menyatakan dirinya "100 persen" yakin pemain tersebut tetap menjadi bagian dari Arsenal.
Namun, pernyataan itu belum sepenuhnya membuat Manchester United menyerah.
Kebutuhan Bek Kiri Jadi Faktor
Manchester United tengah membutuhkan tambahan pemain di posisi bek kiri. Upaya untuk mendapatkan Lewis Hall dari Newcastle United semakin sulit karena sang pemain diperkirakan tidak akan meninggalkan klubnya pada musim panas ini.
Kondisi tersebut membuat Lewis-Skelly menjadi opsi yang menarik. Selain masih berusia 19 tahun, ia sudah memiliki pengalaman di Premier League dan mampu bermain di beberapa posisi, termasuk sebagai gelandang tengah.
Di sisi lain, situasi Luke Shaw juga menjadi perhatian. Shaw memasuki tahun terakhir kontraknya dan kembali menunjukkan performa yang kurang meyakinkan saat United kalah dari Hull City pada akhir pekan. Riwayat cedera Shaw juga membuat klub tidak bisa sepenuhnya mengandalkannya sepanjang musim.