Bank Mandiri Minta Maaf Terkait Pemblokiran Rekening Donasi Demo Pati

Bank Mandiri memohon maaf atas ketidaknyaman yang ditimbulkan kepada nasabah mengenai pemblokiran rekening.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 24 Agustus 2026, 12:35 WIB
Gedung Bank Mandiri. (Foto: Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Bank Mandiri meminta maaf atas ketidaknyamanan karena pemblokiran rekening Bank Mandiri milik koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok. Pemblokiran itu menjelang rencana aksi di depan Gedung DPR pada 27 Agustus 2026.

Corporate Secretary Bank Mandiri Adhika Vista menuturkan, pemblokiran itu merupakan permintaan dari aparat penegak hukum (APH).

”Dapat kami sampaikan, Bank Mandiri memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan kepada nasabah terkait pemblokiran rekening. Pemblokiran tersebut merupakan tindak lanjut atas permintaan aparat penegak hukum dan telah dilakukan sesuai prosedur serta ketentuan yang berlaku,” tulis Vista dalam keterangan, Minggu, 23 Agustus 2026, dikutip dari Kanal News Liputan6.com, Senin pekan ini.

Vista menuturkan, komitmen untuk menerapkan prinsip-prinsip good corporate governance (GCG) dan kehati-hatian dalam setiap operasional layanannya.

”Bank Mandiri berkomitmen untuk tetap mengedepankan prinsip GCG, kepatuhan, dan kehati-hatian dalam menjalankan layanan perbankan,” ujar Vista.

Sebelumnya mengutip Kanal News Liputan6.com, rekening APMB digunakan untuk menampung donasi dari masyarakat yang ingin ikut andil dalam aksi dengan tuntutan pengesahan RUU Perampasan Aset dan penerapan hukuman mati bagi koruptor. Saat pemblokiran dilakukan pada Jumat, 21 Agustus 2026 saldo di rekening Botok mencapai Rp 80,9 juta.

 

 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya