Cara Gampang Merawat Aki Basah dan Kering pada Mobil

Aki basah dan aki kering membutuhkan perawatan berbeda. Kenali cara merawat keduanya agar kondisi aki mobil tetap terjaga dan tidak cepat soak.

oleh M. Ridwan MaulanaDiterbitkan 25 Agustus 2026, 18:17 WIB
Salah pasang kutub aki bisa berdampak negatif. (Herdi/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Aki menjadi salah satu komponen penting pada mobil karena bertugas menyuplai daya listrik ke berbagai komponen kendaraan. Menariknya, ada dua jenis Aki dalam kendaraan yaitu, Aki basah dan kering.

Aki basah menggunakan cairan elektrolit dan membutuhkan pemeriksaan serta penambahan cairan secara berkala. Sementara itu, aki kering menggunakan elektrolit berbentuk gel dan dikenal sebagai maintenance free battery.

Meskipun, kedua Aki ini memiliki fungsi yang sama.  Namun, cara merawat aki basah dan aki kering tidak sepenuhnya sama. Karena karakteristiknya berbeda, pemilik mobil perlu mengetahui cara perawatan yang sesuai.

Dilansir dari lama Toyota, Selasa (25/8/2026) Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan agar kondisi aki tetap terjaga.

Cara Merawat Aki Basah

1. Periksa kondisi air aki secara rutin

Pertama, pastikan volume cairan berada pada batas yang sesuai. Kabel yang terhubung ke aki juga perlu diperiksa agar tidak dalam kondisi longgar karena dapat mengganggu penghantaran listrik.

2. Panaskan mesin sebelum digunakan

Selanjutnya, agar memanaskan mesin sekitar 10 menit atau lebih sebelum kendaraan melakukan perjalanan. Langkah yang diambil ini agar hantaran listrik tidak meningkat secara drastis dalam waktu singkat. Hal ini yang bisa nya terjadi ketika menginjak awal jalan kendaraan terhentak.

3. Matikan perangkat elektronik sebelum mesin dimatikan

Semua kendali kelistrikan pada perangkat elektronik yang ada di kendaraan anda berasal dari Aki. Oleh karena itu, pastikan audio, AC, dan perangkat elektronik lainnya sudah dimatikan sebelum mesin mobil. Dengan begitu, aki tidak perlu bekerja ekstra ketika mesin kembali dinyalakan.

4. Jaga jumlah air aki

Jika cairan sudah berada di bawah batas yang seharusnya, segera tambahkan air aki sesuai kebutuhan. Hal ini yang mengakibatkan aku aus hingga dapat mempercepat waktu kehidupan aki kendaraan.

5. Bersihkan secara berkala

Langkah yang terakhir, bersihkan aki secara berkala dari debu dan kotoran yang menempel pada bagian luar aki perlu dibersihkan. Terminal juga dapat dibersihkan menggunakan sikat kawat untuk membantu mencegah karat. Bersihkan dengan hati – hati agar aki kita tidak rusak karena proses kita membersihkan.  

6. Lepas kabel jika mobil lama tidak digunakan

Jika kendaraan tidak akan digunakan dalam waktu lama, kabel aki dapat dilepas agar aki tidak terus-menerus menghantarkan listrik. Hal ini yang biasanya dilakukan Ketika kita meninggalkan kendaraan kita cukup lama dan akibatnya bisa membuat aki menjadi soak.

Cara Merawat Aki Kering

Perawatan aki kering relatif lebih sederhana, tetapi bukan berarti bisa sepenuhnya diabaikan. Ada beberapa bagian yang tetap perlu diperiksa secara berkala.

1. Jaga kestabilan arus listrik

Kondisi arus dapat diperiksa menggunakan volt meter eksternal yang ditempatkan pada terminal utama aki. Jika arus terus berkurang, aki dapat membutuhkan perbaikan atau penggantian.

2. Periksa baut dan terminal

Pastikan baut serta terminal aki terpasang dengan erat. Sambungan yang longgar dapat memengaruhi arus listrik dan ketahanan aki.

3. Bijak menggunakan aksesori tambahan

Penambahan aksesori yang membutuhkan daya listrik, seperti lampu tambahan atau speaker, perlu diperhitungkan agar tidak membebani kinerja aki. Hingga, berkonsultasi dengan ahli otomotif sebelum memasang aksesori tambahan.

Selain perawatan, pemilik mobil juga perlu memperhatikan ketika harus mengganti aki. Sebaiknya, memilih produk baru dan membelinya di tempat bengkel resmi dan terpercaya.

Hingga, pemilihan merek juga perlu diperhatikan dengan mempertimbangkan kualitas dan kebutuhan kendaraan.

Dengan mengetahui perbedaan perawatan tersebut, pemilik mobil tidak lagi memperlakukan aki basah dan aki kering dengan cara yang sama. Pemeriksaan rutin menjadi langkah penting untuk menjaga sistem kelistrikan kendaraan tetap bekerja secara optimal.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya