Liputan6.com, Jakarta - Musisi sekaligus anggota DPR RI, Once Mekel, menggagas turnamen catur dalam tajuk "Fun Chess 3 on 3". Pertandingan yang dihelat pada Sabtu (22/8/2026) itu digelar dalam format yang unik, karena melibatkan 3 pemain dalam satu tim.
Sebagai penggagas, Once Mekel merancang aturan khusus agar setiap anggota tim memiliki peran yang setara, dan tak ada satu pemain yang mendominasi jalannya pertandingan. Format 3 on 3 ini dirancang untuk membangun kekompakan tim.
Advertisement
Selama bertanding, para pemain dilarang berdiskusi maupun memberikan isyarat. Setiap anggota harus memahami pola pikir rekan setimnya tanpa komunikasi verbal.
"Tidak ada satu orang pun dalam regu yang mendominasi. Jadi, bukan kehebatan satu orang saja, tapi kekompakannya. Walau tidak bisa dikomunikasikan, harus saling mengerti jalan pikiran rekan satu tim tanpa perlu kata-kata atau komunikasi verbal," ujar Once Mekel di Gedung GBN Pejompongan, Jakarta Pusat.
Menurut Once, konsep yang demikian tidak hanya menguji kemampuan bermain catur, tetapi juga melatih intuisi dan kemampuan memahami rekan satu tim. Ia menilai filosofi tersebut sejalan dengan semangat gotong royong yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia.
Tak Cuma Ditentukan yang Paling Jago
"Hal ini menggambarkan bahwa kehebatan sebuah bangsa tidak ditentukan oleh satu orang yang paling jago. Tidak bisa cuma satu orang yang mendominasi. Tetapi perlu kontribusi dari orang lain," jelas Once.
Turnamen yang bersifat undangan ini diikuti perwakilan dari 109 kelurahan di wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan. Masing-masing kelurahan mengirimkan talenta terbaik untuk memperebutkan gelar juara sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat.
Potensi Menemukan Bibit Unggul
Rifai Silalahi selalu ketua panitia pelaksana, mengapresiasi antusiasme warga yang mengikuti turnamen sejak pagi. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi sekaligus menemukan bibit-bibit pecatur berbakat di tingkat masyarakat.
"Melalui turnamen ini, kami tidak hanya ingin mempererat tali silaturahmi dan menjaga soliditas antarwarga di kelurahan Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan, tetapi juga menjadi wadah potensial untuk menemukan bibit-bibit unggul pecatur kemasyarakatan yang memiliki bakat terpendam," ungkap Rifai Silalahi.
Dukungan juga disampaikan Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi). Kemeriahan turnamen turut dirasakan dengan kehadiran Ketua Pengcab Percasi Jakarta Pusat periode 2026–2030, Andi Fachrie Lantera. Ia bahkan menguji kemampuan strategi Once Mekel melalui pertandingan eksibisi di panggung utama saat jeda babak kompetisi.
Pemenang Turnamen
Setelah melalui persaingan ketat, perwakilan Jakarta Pusat mendominasi posisi teratas. Kelurahan Kartini keluar sebagai juara pertama dan berhak membawa pulang hadiah uang tunai sebesar Rp5 juta.
Sementara posisi kedua ditempati Kelurahan Bungur, disusul Kelurahan Tanah Tinggi di peringkat ketiga dan Kelurahan Harapan Mulia di posisi keempat. Sementara itu, posisi kelima hingga kedelapan ditempati wakil Jakarta Selatan, yakni Kelurahan Cipete Utara, Gunung, Lebak Bulus, dan Srengseng Sawah.