Liputan6.com, Jakarta - Persija Jakarta resmi merekrut striker asal Swedia, Alexander Jeremejeff, Jumat (21/8/2026). Penyerang berpostur 192 cm itu diikat kontrak berdurasi dua musim.
Macan Kemayoran mengumumkan kedatangan Jeremejeff sebagai amunisi baru lini depan. Rekam jejaknya di berbagai kompetisi Eropa jadi modal penting untuk memperkuat daya serang tim.
Advertisement
Dengan pengalaman panjang di level klub, Jeremejeff datang membawa pengalaman dan ambisi baru untuk menambah daya gedor Persija Jakarta.
Jejak Klub di Eropa: dari Orgryte ke PAOK
Karier profesional Jeremejeff dimulai bersama Orgryte pada 2012 setelah promosi dari tim junior. Setahun berselang, pada 2013, ia bergabung dengan Qviding FIF.
Perjalanannya berlanjut ke BK Hacken pada periode 2014–2016, sebelum hijrah ke Malmo pada 2016–2018. Penyerang 192 cm itu kemudian kembali ke Hacken pada 2019.
Jeremejeff lantas meninggalkan Swedia untuk mencicipi kompetisi Jerman bersama Dynamo Dresden pada 2019 hingga 2021. Pada 2020, ia dipinjamkan ke FC Twente di Belanda, lalu kembali memperkuat Hacken hingga 2023.
Rekam jejaknya berlanjut di Yunani. Ia bergabung dengan Panathinaikos sejak 2023, sempat dipinjamkan ke Levadiakos pada 2023, dan melanjutkan karier bersama PAOK pada 2026 sebelum resmi menjadi bagian dari Persija.
Gelar, Top Skor, dan 1 Caps Timnas Swedia
Selain berkarier di Swedia, Jerman, Belanda, dan Yunani, Jeremejeff juga telah merasakan atmosfer kompetisi Eropa. Ia tercatat tampil di UEFA Europa League Qualifying dan UEFA Europa League.
Striker berusia 32 tahun itu memiliki catatan individu penting: top skor Liga Swedia musim 2021/2022 dengan torehan 22 gol.
Dari sisi kolektif, ia menjadi bagian dari tim yang menjuarai Liga Swedia pada 2016, 2017, dan 2022, memenangi Sweden Cup 2016 dan 2019, serta mengangkat trofi Liga Yunani pada 2024. Di level internasional, Jeremejeff mendapat kesempatan memperkuat Timnas Swedia pada 2019 dan memiliki 1 caps.
Antusias Sambut Tantangan di Persija
Jeremejeff menyambut kepindahannya dengan optimisme. Ia menegaskan kesiapan untuk langsung beradaptasi dan berkontribusi.
"Saya merasa baik dan sangat antusias saat ini. Saya sudah tahu tentang Persija sebelumnya. Saya tahu ini adalah klub terbesar di Indonesia. Ketika saya mendengar tentang ketertarikan Persija, saya sangat ingin segera datang. Jadi, saya sangat senang akhirnya berada di sini," ujar Alex.
Fokus awalnya adalah menyerap konsep permainan pelatih sekaligus membangun koneksi dengan rekan setim.
"Saat ini, saya pikir yang paling penting adalah memahami keinginan pelatih, bagaimana dia ingin bermain, serta membangun hubungan dengan rekan setim saya sehingga kami bisa meraih kesuksesan bersama," ucapnya.