Angga The Potters Ungkap Perjuangan Raih Gelar Doktor, Sempat Kesulitan Bayar SPP

Angga The Potters raih gelar doktor setelah sempat kesulitan membayar SPP. Simak perjuangannya hingga dukungan rekan band saat kuliah.

oleh Renisya Satya PutriDiterbitkan 21 Agustus 2026, 13:14 WIB
Angga The Potters © KapanLagi.com/Matias Purwanto

Liputan6.com, Jakarta - Gitaris band The Potters, Angga Rinzani, resmi menyandang gelar doktor usai berhasil mempertahankan disertasinya dalam sidang terbuka di Universitas Y.A.I, Jakarta Pusat, Kamis (20/8/2026). Disertasi yang diangkat Angga The Potters berjudul "Model Kompensasi dan Rencana Aksi Program Peningkatan Produktivitas dan Kesejahteraan Seniman Musik Indonesia", yang menjadi bukti bahwa ia mampu menyeimbangkan dua dunia yang tampak berbeda, yakni industri musik dan pendidikan tinggi.

Di balik gelar doktor yang berhasil ia raih, perjalanan Angga menempuh pendidikan S3 ternyata tidak selalu mulus. Salah satu tantangan terberat yang pernah dihadapinya justru datang dari sisi biaya, hingga ia sempat kesulitan membayar uang kuliah atau SPP di tengah proses penelitian.Angga pun membagikan momen tersebut kepada awak media usai sidang doktoral berlangsung.

"Wah, luar biasa sekali. Luar biasa sekali. Bahkan saya itu sempat cerita sama Prof, saya pernah kesulitan membayar SPP. Teman-teman pada nyariin supaya cari job supaya saya bisa bayar SPP," ujar Angga.

Menurut Angga, kesulitan finansial yang ia alami justru mempertemukannya dengan solidaritas dari rekan-rekan satu band. Personel The Potters disebutnya ikut turun tangan mencarikan pekerjaan tambahan agar Angga bisa terus melanjutkan studinya hingga tuntas.

"Teman-teman berjuang, lah. Berjuang demi saya juga gitu kan ya. Kalau anak band ya begitu kan. Terus anak band itu jarang juga kan yang mau kuliah S3," tuturnya.


Belajar dari Kasus Ari Bias dan Agnez Mo

Angga The Potters Meraih Gelar Doktor © KapanLagi.com/Matias Purwanto

Selain persoalan biaya, Angga juga sempat menceritakan bagaimana awal mula ia memutuskan untuk mengangkat isu di industri musik sebagai bahan disertasi. Ia mengaku keputusan tersebut muncul dari rasa urgensi yang ia rasakan sendiri sebagai pelaku industri.

"Ini tiga tahun yang lalu terjadi karena faktornya sebetulnya urgensi," kata Angga.

Proses penelitian pun membawa Angga langsung berhadapan dengan persoalan yang tengah ramai diperbincangkan di kalangan musisi kala itu, yakni kasus antara Ari Bias dan Agnez Mo. Kondisi tersebut membuat Angga harus lebih cepat beradaptasi dalam mengumpulkan data penelitiannya.

"Wah, itu langsung dihantam. Tadinya niatnya baru mau pemanasan, sudah langsung ke medan pertempuran yang sebenarnya," ungkapnya.


Dapat Dukungan The Potters

Perjuangan panjang Angga rupanya juga disaksikan langsung oleh rekan satu bandnya, Kiki The Potters, yang mengaku ikut merasakan betapa beratnya proses tersebut hingga Angga sukses meraih gelar doktor.

"Saya lihat itu perjuangan dia tuh wis capek sekali gitu kan. Benar-benar kuliah, dia harus hadir, harus online, harus nemuin profesor, harus diskusi menentukan karya ilmiahnya, harus benar-benar memang harus cari sumber yang kredibel gitu kan. Karena sampai terbit jurnal gitu ya, ya mungkin, mungkin saya salut sama Angga, saya ucapkan selamat, keren," ujar Kiki The Potters.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya