Andrea Bocelli Akan Gelar Konser di Jakarta dan Borobudur, Satu-satunya di Asia Sepanjang 2026

Menariknya, konsep yang diusung dalam konser Andrea Bocelli di Borobudur bukan hanya pertunjukan musik saja.

oleh Ratnaning AsihDiterbitkan 20 Agustus 2026, 17:41 WIB
Andrea Bocelli. (dok. Shoemaker Studios)

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia akan kembali menjadi tuan rumah untuk musisi kelas dunia. Penyanyi tenor sekaligus ikon musik asal Italia, Andrea Bocelli, akan menghelat konser spesial di Indonesia. Makin istimewa, karena pertunjukan ini tak hanya digelar di satu kota, melainkan dua kota sekaligus. 

Pertama, pelantun "Time to Say Goodbye" akan tampil di Candi Borobudur pada Sabtu 31 Oktober mendatang. Selang beberapa hari kemudian, ia kembali menampilkan suara emasnya di Jakarta International EXPO, tepatnya pada Selasa 3 November. 

Konser yang merupakan bagian dari Tur Peringatan 30 Tahun Romanza ini, dihelat oleh promotor Shoemaker Live dengan menggandeng tiga Kementerian RI sekaligus, yakni Kementerian Pariwisata, Kementerian Ekonomi Kreatif, dan Kementerian Kebudayaan. Selain itu, Shoemaker bekerja sama dengan Bank SMBC Indonesia dan Bank BNI selaku sponsor utama, serta pihak lainnya seperti InJourney.

Romanza sendiri adalah album Andrea Bocelli yang dirilis pada September 1997 silam, yang ikut memuat karya ikonisnya “Con Te Partirò” dan menjadi tonggak pencapaian penting sang penyanyi bersuara emas ini. 

"Setelah 15 tahun, Andrea Bocelli kembali ke Indonesia untuk dua pertunjukan, di Candi Borobudur pada Sabtu 31 Oktober dan di Jakarta International EXPO, di hall yang baru, pada Selasa 3 November. Kedua malam ini menandai pencapaian penting. Indonesia menjadi satu-satunya negara di Asia yang menggelar konser publik penyanyi klasik terbesar yang masih aktif tersebut, pada tahun ini," kata Prajna Murdaya, pendiri Shoemaker, dalam konferensi pers yang dihelat di JIEXPO pada Rabu (19/8/2026) kemarin.

Sebagai informasi, konser Andrea Bocelli ini melanjutkan tradisi pertunjukan sang penyanyi yang beberapa kali digelar di situs-situs warisan dunia tersohor, mulai dari Piramida Giza, Akropolis, hingga Vatikan. 

 


Konser di Borobudur, Tak Hanya Pertunjukan Musik

(ki-ka) Direktur Utama PT Jakarta International Expo (JIEXPO) Siti Hartati Murdaya, Wakil Direktur Utama PT Bank SMBC Indonesia Tbk. Michellina Laksmi Triwardhany, Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon, Founder of Shoemaker Prajna Murdaya, Menteri Pariwisata Republik Indonesia Widyanti Putri Wardhana, Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Teuku Riefky Harsya, Direktur Utama PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) Maya Watono, dan Wakil Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia Tbk Alexandra Askandar dalam Konferensi Pers Andrea Bocelli Romanza 30th Anniversary World Tour Indonesia, di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, pada Rabu (19/8). (dok. SMBC)

Konsep yang diusung dalam konser Andrea Bocelli di Borobudur bukan hanya pertunjukan musik saja. Dalam keterangan tertulis dari promotor, para penonton juga akan disuguhkan sebuah desa budaya (cultural village) yang menampilkan kekayaan terbaik Magelang dan Jawa Tengah.

Dalam desa budaya ini dipadukan warisan budaya, tradisi, serta kearifan lokal kawasan tersebut. Para pemegang tiket juga mendapat akses eksklusif ke desa budaya ini pada hari konser berlangsung.

Lanjut Baca:

Hal lain yang menarik, adalah rencana pembuatan tayangan yang akan dirilis via OTT streaming. "Siaran dan penayangan digital membawa Borobudur kepada audiens yang belum pernah mempertimbangkan Indonesia sebagai destinasi," tuturnya. Prajna menambahkan, "Yang tidak kalah penting, inilah wujud pertama dari inisiatif pemerintah untuk mendukung konser internasional berskala besar di Indonesia. Di mana Kementerian Kebudayaan, Kementerian Pariwisata, Kementerian Ekonomi Kreatif, dan InJourney bersinergi secara nyata."

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya