Ebola di Kongo Menjadi Wabah Terbesar

oleh Arie BasukiDiterbitkan 20 Agustus 2026, 10:25 WIB
Ebola di Kongo Menjadi Wabah Terbesar
Wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo telah mencapai 5.021 kasus dengan 2.378 kematian dan menjadi wabah terbesar di negara itu berdasarkan jumlah kasus. Wabah ke-17 tersebut disebabkan spesies Ebola Bundibugyo yang belum memiliki vaksin atau pengobatan yang disetujui. Sejak diumumkan pada 15 Mei, penanganannya terkendala infrastruktur kesehatan yang lemah, penolakan masyarakat, ketidakstabilan, serta protes petugas kesehatan. Hambatan itu menyulitkan pelacakan dan penanganan kasus.
Petugas yang mengenakan pakaian pelindung menurunkan peti mati berisi jenazah balita berusia 3 tahun yang meninggal akibat Ebola saat pemakaman di Bunia, Provinsi Ituri, Kongo timur, Selasa, 18 Agustus 2026. (Foto AP/Dieudonne Dirole)
Petugas yang mengenakan pakaian pelindung menurunkan peti mati seorang anak berusia enam tahun yang meninggal akibat Ebola saat pemakaman di Bunia, Provinsi Ituri, Kongo timur, Selasa, 18 Agustus 2026. (Foto AP/Dieudonne Dirole)
Orang-orang yang mengenakan pakaian pelindung bersiap menurunkan peti jenazah seorang anak berusia enam tahun yang meninggal akibat Ebola, ke dalam liang lahat di Bunia, Provinsi Ituri, Kongo timur, Selasa, 18 Agustus 2026. (Foto AP/Dieudonne Dirole)
Orang-orang yang mengenakan pakaian pelindung bersiap menurunkan peti jenazah seorang anak berusia enam tahun yang meninggal akibat Ebola, ke dalam liang lahat di Bunia, Provinsi Ituri, Kongo timur, Selasa, 18 Agustus 2026. (Foto AP/Dieudonne Dirole)
Orang-orang yang mengenakan pakaian pelindung menurunkan peti jenazah seorang anak berusia enam tahun yang meninggal akibat Ebola, ke dalam liang lahat di Bunia, Provinsi Ituri, Kongo timur, Selasa, 18 Agustus 2026. (Foto AP/Dieudonne Dirole)
Keluarga dan kerabat berkumpul untuk upacara pemakaman balita berusia 3 tahun yang meninggal akibat Ebola, di Bunia, Provinsi Ituri, Kongo timur, pada Selasa, 18 Agustus 2026. (Foto AP/Dieudonne Dirole)
Seorang petugas kesehatan menyemprotkan disinfektan ke tubuh rekannya setelah mengikuti prosesi pemakaman seorang anak berusia 3 tahun yang meninggal akibat Ebola, di Bunia, Provinsi Ituri, Kongo bagian timur, Selasa, 18 Agustus 2026. (Foto AP/Dieudonne Dirole)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya