Liputan6.com, Jakarta - Juventus, klub raksasa Italia, tengah berupaya memperkuat skuadnya di bawah arahan pelatih Luciano Spalletti untuk menghadapi musim 2026/2027. Meskipun sejumlah pemain telah didatangkan, Spalletti dilaporkan masih belum sepenuhnya puas dengan komposisi tim dan secara aktif mendesak manajemen untuk merekrut lebih banyak amunisi baru. Kondisi ini muncul setelah Juventus gagal lolos ke Liga Champions pada musim sebelumnya, yang turut memengaruhi anggaran transfer klub.
Pelatih berusia 67 tahun itu menginginkan setidaknya satu rekrutan baru di setiap posisi kunci, dengan total target mencapai lima hingga tujuh pemain berkualitas untuk mengejar ketertinggalan dari Inter Milan. Spalletti menekankan pentingnya perombakan skuad yang berfokus pada kualitas dibanding kuantitas, terutama untuk posisi penjaga gawang kedua, bek tengah berpengalaman, playmaker, dan dua striker.
Advertisement
Hingga pertengahan Agustus 2026, Juventus telah mengamankan beberapa nama seperti Jhon Lucumi dan Guglielmo Vicario. Namun, Spalletti dilaporkan masih mengharapkan setidaknya lima rekrutan baru lagi, termasuk dua opsi penyerang tengah menyusul kepergian Dusan Vlahovic. Klub berjuluk Bianconeri ini sendiri sedang dalam tahap rekonstruksi dan bertekad untuk segera kembali meraih gelar.
Empat Posisi Prioritas dalam Daftar Belanja Spalletti
Spalletti memiliki daftar prioritas untuk memperkuat Juventus, terutama di empat posisi kunci yang dianggapnya belum terpenuhi. Ia menginginkan seorang kiper kedua, gelandang bertahan atau regista, gelandang serang, dan tambahan striker kedua.
Untuk posisi penjaga gawang, meskipun Guglielmo Vicario telah bergabung dengan status pinjaman dari Tottenham Hotspur, Spalletti sebelumnya menjadikan Emil Audero Mulyadi dari Como sebagai incaran. Audero akan berperan sebagai kiper kedua Juventus.
Rekrutan Terbaru dan Perburuan Lini Tengah
Sejauh ini, Juventus telah mengamankan sejumlah pemain baru di bursa transfer musim panas 2026. Mereka adalah Jhon Lucumi sebagai bek tengah yang didatangkan dari Bologna dengan kesepakatan senilai 20 juta euro. Guglielmo Vicario berstatus pinjaman dari Tottenham Hotspur dengan opsi pembelian senilai 8 juta euro. Selain itu, Randal Kolo Muani telah bergabung dari Paris Saint-Germain, Zeki Celik datang dengan status bebas transfer, Jeff Ekhator dari Genoa, dan Kerim Alajbegovic dari Bayer Leverkusen.
Di lini tengah, Stanislav Lobotka dari Napoli menjadi target utama Spalletti untuk peran regista, dengan perkiraan biaya sekitar 30 juta euro. Nama-nama lain yang masuk dalam daftar incaran untuk memperkuat lini tengah termasuk Pierre-Emile Højbjerg dan Adrián Bernabé.
Kebutuhan Striker dan Tantangan Transfer
Setelah kepergian Dusan Vlahovic, Spalletti menginginkan dua penyerang tengah baru. Kedatangan Randal Kolo Muani telah mengisi satu slot, namun kebutuhan akan striker tambahan masih ada. Juventus dilaporkan tengah menjajaki kemungkinan peminjaman Joshua Zirkzee dari Manchester United dan kesepakatan permanen untuk Mateo Pellegrino dari Parma. Richarlison dari Tottenham Hotspur juga disebut-sebut sebagai opsi lain.
Upaya Juventus untuk memenuhi permintaan Spalletti tidak lepas dari tantangan. Klub harus menyeimbangkan batasan Financial Fair Play (FFP) dan mempertimbangkan penjualan pemain untuk mendanai pergerakan transfer. Spalletti sendiri menyadari bahwa ketiadaan pendapatan dari Liga Champions akan memengaruhi anggaran transfer.