Harry Kane Pilih Realistis soal Kans Sabet Balon d'Or 2026

Harry Kane menanggapi kans Ballon d'Or 2026 dengan rendah hati. Striker Bayern mencetak 61 gol dan meraih tiga trofi, tapi gagal ke final UCL dan Piala Dunia.

oleh Yus Mei SawitriDiterbitkan 19 Agustus 2026, 16:35 WIB
Harry Kane (kiri) dari Bayern dan Joshua Kimmich (Bayern) merayakan kemenangan mereka dalam pertandingan Bundesliga antara Bayern Munchen dan Borussia Dortmund di Munich, Jerman, Sabtu, 18 Oktober 2025. (Foto AP/Lennart Preiss)

Liputan6.com, Jakarta - Harry Kane memilih bersikap realistis saat menanggapi peluangnya meraih Ballon d'Or 2026.

Meski demikian, performa penyerang berusia 33 tahun itu bersama Bayern Munchen dan Timnas Inggris membuat namanya masuk dalam deretan kandidat yang diperhitungkan.

Di level klub, kontribusinya menjaga Bayern tetap dominan di kompetisi domestik. Sementara di panggung internasional, sang kapten Inggris tampil tajam sepanjang Piala Dunia 2026.

Respons Kane disampaikan jelang pengumuman penghargaan tersebut, seperti dikutip dari BeinSport.


61 Gol, Tiga Trofi Bersama Bayern

Striker Bayern Munchen, Harry Kane, merayakan keberhasilannya mencetak gol ke gawang SV Werder Bremen pada lanjutan Bundesliga 2025/2026, Sabtu (14/2/2026) malam WIB. (Focke Strangmann / AFP)

Pada musim 2025/2026 Bundesliga, Harry Kane mencatat 36 gol dan lima assist dalam 31 penampilan.

Jika menghitung seluruh kompetisi, ketajamannya mencapai 61 gol dari 51 pertandingan bersama Bayern Munchen.

Kontribusi itu menghadirkan tiga trofi: Bayern mempertahankan gelar Bundesliga, menjuarai DFB-Pokal, dan merebut Piala Super Jerman.

Di Liga Champions, Die Roten terhenti di semifinal oleh Paris Saint-Germain yang kemudian keluar sebagai juara. Rangkaian gelar tersebut juga menandai berakhirnya penantian panjang Kane atas trofi bergengsi di level klub.


Rekor Piala Dunia 2026 Bareng Inggris

Pemain Inggris Harry Kane merayakan gol timnya melawan Kongo selama pertandingan sepak bola babak 32 besar Piala Dunia di Atlanta, (01/07/2026). (AP Photo/Erik S. Lesser)

Di Piala Dunia 2026, Kane mencetak enam gol dan melampaui rekor Gary Lineker sebagai pencetak gol terbanyak Inggris sepanjang sejarah turnamen tersebut.

Inggris harus puas berhenti di semifinal setelah dikalahkan Argentina. Albiceleste finis sebagai runner-up setelah kalah di partai final.

Hasil turnamen itu disebut sebagai salah satu faktor yang bisa menghambat peluangnya dalam perburuan Ballon d'Or.


Respons Kane dan Dukungan Matthaus

Harry Kane (kanan) dari Bayern Munchen memberikan isyarat saat berbicara dengan rekan setimnya, Michael Olise, dalam pertandingan Grup C Piala Dunia Antarklub antara Bayern Munchen dan Boca Juniors di Miami Gardens, Florida, Jumat, 20 Juni 2025. (AP Photo/Lynne Sladky)

Dalam wawancara yang dikutip BeinSport, Kane menyampaikan pandangannya mengenai kans Ballon d'Or 2026.

"Ballon d'Or bukan berada di tangan saya. Saya sudah melakukan apa yang bisa saya lakukan dengan memberikan penampilan terbaik," ujar Kane, seperti dikutip dari BeinSport, Selasa (19/8/2026).

"Sekarang semuanya bergantung pada suara dan keputusan orang lain serta media."

Di sisi lain, legenda sepak bola Jerman Lothar Matthaus memberikan dukungan penuh. Mantan gelandang Bayern itu menilai Kane sebagai kandidat terdepan berkat konsistensinya sepanjang musim.

Menurut Matthaus, kegagalan membawa Bayern dan Inggris ke final Liga Champions serta Piala Dunia menjadi satu-satunya kelemahan utama dalam pencalonan Kane.

Kendati demikian, ia menilai kontribusi besar Kane untuk Bayern membuat namanya tetap berada dalam persaingan ketat menuju Ballon d'Or 2026.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya