Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham Rabu, (19/8/2026). IHSG hari ini akan berpotensi naik ke 6.512-6.544. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?
IHSG naik 0,75% ke 6.449, dan masih didominasi oleh volume pembelian pada perdagangan saham Selasa, 18 Agustus 2026. Penguatannya pun mampu menembus level resistance di 6.462 tetapi menimbulkan gap pada rentang 6.401-6.448.
Advertisement
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, best case (hitam), posisi IHSG diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave v dari wave © dari wave [iv]. Hal itu berarti IHSG berpeluang menguat dengan target 6.512-6.544.
"Namun, cermati koreksi jangka pendek ke 6.379-6.437. Worst case (merah), IHSG sudah menyelesaikan wave (a) pada pola diagonal dan rawan terkoreksi ke rentang 6.056-6.230 untuk membentuk wave (b),” ujar dia dalam catatannya, Rabu pekan ini.
Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi menguat terbatas dengan level support dan resistance 6.400-6.510.
Rekomendasi Saham
Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS), PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI).
Sementara itu, Herditya memilih saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG), dan PT United Tractors Tbk (UNTR).
Rekomendasi Teknikal
Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:
1.PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) - Buy on Weakness
Saham BRMS menguat 4,03% ke 645 dan disertai oleh peningkatan volume pembelian. “Kami memperkirakan, posisi BRMS saat ini berada pada bagian dari wave 3 dari wave (C),” ujar Herditya.
Buy on Weakness: 620-645
Target Price: 695, 725
Stoploss: below 605
2.PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) - Buy on Weakness
Saham PGEO menguat 0,46% ke 1.100 dan masih didominasi oleh volume pembelian, pergerakannya pun masih mampu berada di atas MA200. “Kami memperkirakan, posisi PGEO saat ini berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 1,” tutur Herditya.
Buy on Weakness: 975-1.060
Target Price: 1.160, 1.205
Stoploss: below 955
Rekomendasi Teknikal Lainnya
3.PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) - Buy on Weakness
Saham TAPG menguat 2,23% ke 1.830 dan masih didominasi oleh volume pembelian, penguatannya pun masih mampu berada di atas MA20. “Kami memperkirakan, posisi pergerakan TAPG saat ini berada di awal wave [v] dari wave C,” kata dia.
Buy on Weakness: 1.795-1.820
Target Price: 1.890, 1.945
Stoploss: below 1.770
4.PT United Tractors Tbk (UNTR) - Trading Buy
Saham UNTR menguat 0,21% ke 23.325 dan disertai oleh adanya peningkatan volume pembelian, tetapi penguatannya belum mampu break MA60. “Kami perkirakan, posisi UNTR saat ini berada di awal wave C,” ujar dia.
Trading Buy: 23.225-23.300
Target Price: 24.850, 25.825
Stoploss: below 23.075
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Penutupan IHSG 18 Agustus 2026
Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau pada perdagangan saham Selasa, (18/8/2026). Kenaikan IHSG hari ini terjadi di tengah mayoritas setor saham yang menghijau dan nilai transaksi harian di bawah Rp 15 triliun.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG hari ini ditutup naik 0,75% menjadi 6.449,83. Indeks saham LQ45 melemah 0,20% menjadi 631,03. Sebagian besar indeks saham acuan melemah.
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksono menuturkan, penguatan IHSG hari ini sejalan dengan analisis teknikal pada Selasa pagi ini. Ia mengatakan, penguatan IHSG juga berjalan di tengah pelemahan bursa Asia dan global, serta pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
"Di sisi lain, investor masih mencermati akan pengumuman suku bunga BI dan FOMC Minutes pada pekan ini,” ujar Herditya saat dihubungi Liputan6.com.
Pada perdagangan saham Selasa pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.490,64 dan level terendah 6.448,26. Sebanyak 399 saham menguat sehingga angkat IHSG. 236 saham melemah dan 159 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 2.188.845 kali dengan volume perdagangan saham 33,7 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 14,8 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.857.
Dari 11 sektor saham, sektor saham keuangan turun 0,29%. Sektor saham energi melompat 2,24%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham infrastruktur menanjak 1,65% dan sektor saham transportasi bertambah 1,42%.
Sementara itu, sektor saham basic menguat 0,81%, sektor saham industri mendaki 0,25%, sektor saham consumer nonsiklikal bertambah 1,03%. Lalu sektor saham consumer siklikal menguat 0,24%, sektor saham kesehatan bertambah 0,13%, sektor saham teknologi menanjak 0,40%, sektor saham properti naik 1,21%.