Liputan6.com, Jakarta - Sebuah video singkat memperlihatkan seorang polisi lalu lintas menendang pengendara motor viral di media sosial. Peristiwa itu diketahui terjadi saat polisi membubarkan aksi balapan liar di Jalan Drs H Abdulllah Silondae, kawasan Pedestrian MTQ Kendari, Sulawesi Tenggara, Minggu (16/8/2026) dini hari.
Dalam video tersebut, sejumlah pengendara motor terlihat kocar-kacir setelah didatangi polisi. Mereka tancap gas dan berusaha meninggalkan lokasi untuk menghindari petugas.
Advertisement
Tampak polisi kemudian berlari ke tengah jalan saat seorang pengendara melintas dengan kecepatan tinggi. Polisi itu terlihat mengayunkan kakinya ke arah motor hingga pengendara kehilangan kendali dan terjatuh.
Motor tersebut juga sempat menyerempet dua remaja yang sedang melintas. Pengendara dan penumpangnya kemudian tersungkur di aspal. Setelah itu, anggota polisi itu bahkan sempat menendang pengendara motor yang telah tersungkur di aspal.
Penjelasan Polisi
Kasat Lantas Polresta Kendari AKP Kevin Fahri Ramadhan membenarkan peristiwa dalam video tersebut. Dia mengatakan kejadian itu berlangsung saat polisi membubarkan balapan liar.
"Iya, itu (video) saat membubarkan balapan liar," kata Kevin kepada wartawan, Senin (17/8/2026).
Menurut Kevin, polisi mendatangi lokasi setelah menerima laporan warga yang merasa terganggu oleh aksi balapan liar. Warga disebut kesulitan melintas karena jalan ditutup dan digunakan untuk aktivitas balap liar.
"Kami dapat laporan warga yang tidak dapat melintas karena ada balapan liar, sehingga kami ke lokasi," ujarnya.
Setibanya polisi, para pengendara langsung berusaha melarikan diri. Sebagian pengendara kabur ke arah rumah sakit, sementara lainnya menuju kawasan MTQ Kendari.
"Saat kami datang mereka itu langsung kabur, tancap gas. Ada ke arah rumah sakit dan juga ke arah MTQ Kendari," katanya.
Bantah Menendang
Namun dia membantah bahwa anggota polisi yang bertugas di lokasi menendang pengendara motor hingga tersungkur. Menurut Kevin, pengendara tersebut nyaris menabrak anggota sehingga polisi secara refleks mengayunkan kaki.
"Memang ada anggota kami yang berbenturan dengan pengendara motor yang mau kabur itu," katanya.
Benturan tersebut membuat pengendara dan penumpangnya terjatuh. Motor mereka juga sempat menyerempet dua remaja yang berada di sekitar lokasi.
Kevin mengatakan pengendara motor dan dua remaja tersebut hanya mengalami luka ringan. Polisi sempat menawarkan untuk membawa mereka ke rumah sakit, tetapi tawaran itu ditolak.
"Untuk kondisi pemotor yang jatuh dan juga dua anak remaja itu mengalami luka ringan. Kami sempat mau bawa ke rumah sakit, tapi mereka menolak lalu pergi," sambungnya.