Tak Hadir di Istana, Megawati Pimpin Upacara HUT RI di Sekolah Partai

Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri tidak hadir di Istana Merdeka dan lebih memilih memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI bersama kader PDIP.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 17 Agustus 2026, 09:42 WIB
Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri saat memimpin Upacara HUT Kemerdekaan RI di sekolah partai. (Liputan6.com/ Ady Anugrahadi)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden kelima RI yang juga Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memilih memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI bersama kader partainya di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (17/8/2026).

Megawati tiba di halaman Masjid At-Taufiq, yang berada di seberang Sekolah Partai, sekitar pukul 08.55 WIB. Mengenakan pakaian berwarna merah, Megawati didampingi Ketua DPP PDIP Puti Guntur Soekarno.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto bersama sejumlah jajaran DPP, di antaranya Ahmad Basarah dan Romy Soekarno, menyambut kedatangan Megawati. Megawati kemudian berbincang dengan Hasto dan pengurus partai sebelum menuju ruang tunggu.

Upacara pengibaran bendera Merah Putih digelar di pelataran Masjid At-Taufiq sekitar pukul 09.00 WIB. Megawati memimpin upacara tersebut bersama para kader PDIP.

Sebelum upacara dimulai, Hasto mengajak Megawati meninjau pameran bertajuk “Jejak Merdeka Putra Sang Fajar” di aula Masjid At-Taufiq.

Pameran itu menampilkan dokumen Detik-detik Proklamasi, perjalanan Bung Karno dalam rangkaian peristiwa kemerdekaan, hingga arsip tentang perpindahan pusat pemerintahan Republik Indonesia ke Yogyakarta.

Kepala Badan Sejarah Indonesia DPP PDIP Bonnie Triyana terlihat menjelaskan sejumlah gambar dan arsip sejarah kepada Megawati dan rombongan. Di antaranya potongan berita, surat, poster, foto, serta lukisan yang menggambarkan masa pendudukan Jepang dan pemerintahan kolonial.

Bagian lain pameran menampilkan peristiwa 27 Oktober 1945 saat pasukan Sekutu mendarat di Surabaya dan pecah pertempuran antara rakyat dengan pasukan Inggris. Arsip tersebut kemudian mengulas perpindahan pemerintahan ke Yogyakarta pada 4 Januari 1946.

Usai meninjau pameran, Megawati kemudian menuju lokasi upacara. Komandan upacara adalah Sekretariat DPP PDI Perjuangan Cornelius Anton.

Hasto mengatakan Megawati ingin merayakan peringatan kemerdekaan bersama kader PDIP, mulai pengurus partai hingga satuan tugas (satgas), sayap dan badan partai.

Peserta upacara terdiri dari pengurus inti DPD dan DPC PDIP DKI Jakarta, pengurus badan dan sayap partai, serta satgas PDIP. Upacara juga disiarkan secara live streaming melalui sejumlah platform media sosial PDIP agar dapat disaksikan kader di seluruh Indonesia.

Setelah upacara, perayaan HUT Kemerdekaan dilanjutkan dengan sejumlah perlombaan khas 17 Agustus, seperti balap karung, makan kerupuk dan panjat pinang.

"Partai mengundang warga sekitar Lenteng Agung untuk ikut menyaksikan dan berpartisipasi dalam memeriahkan perayaan HUT Kemerdekaan ke-81 ini," singkat Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Kesekretariatan PDIP, Yoseph Aryo Adhi Dharmo.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya