Liputan6.com, Jakarta - Warga Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, dibuat resah oleh aksi seorang pria berinisial H (28). Pria yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) itu mengamuk hingga membakar dua unit sepeda motor dan nyaris menghanguskan rumahnya sendiri.
Staf Kecamatan Cibadak, Fredy, mengatakan emosi H mulai tidak terkendali sejak Selasa (11/8/2026). Ia kemudian berhasil dievakuasi petugas gabungan pada Kamis (13/8/2026) sore.
Advertisement
"Sudah dua hari ini mengamuk, membakar dua sepeda motor," kata Fredy saat memberikan keterangan, Jumat (14/8/2026).
Dua sepeda motor yang hangus terbakar merupakan milik H. Kendaraan tersebut biasa digunakan untuk bekerja sebagai buruh tebang dan pengolah kayu (ngadolkeun) demi menafkahi istri dan kedua anaknya.
"Dia punya anak istri, anaknya dua. Motornya buat kerja dolkeun (buruh angkut), tukang ngadolkeun," ujar Fredy.
Tak hanya merusak kendaraannya, H juga sempat berniat membakar rumahnya. Beruntung, warga sekitar bergerak cepat memadamkan api sebelum melalap seluruh bangunan.
"Rumahnya pun sempat akan dibakar, berhasil dicegah, rumah diacak-acak, tirai dibakar dan kasur juga mau dibakar," ungkapnya.
Keresahan warga mencapai puncaknya pada Kamis siang saat H nekat memanjat atap rumah tetangganya sembari berteriak dan merusak genting.
Riwayat Medis
Setelah proses evakuasi yang dramatis, H akhirnya berhasil diamankan oleh tim gabungan Satpol PP, Damkar, petugas Puskesmas, dan warga.
Fredy menambahkan, H memiliki riwayat medis dan pernah menjalani perawatan di RSUD Syamsudin SH pada tahun 2024.
"Tahun 2024 ODGJ tersebut melakukan pengobatan di RS Bunut, sekarang kambuh lagi," kata Fredy.
Saat ini, Pemerintah Desa Sekarwangi telah membawa H kembali ke RSUD Syamsudin SH agar mendapatkan penanganan medis secara intensif demi menjaga kondusivitas lingkungan.