Sinopsis - Review Singkat Film Kung Fu Soccer: Kembalinya Humor Absurd Stephen Chow

Film Kung Fu Soccer punya elemen utama seperti Shaolin Soccer (2021). Tapi, apa tetap selucu film pendahulunya?

oleh Ratnaning AsihDiterbitkan 13 Agustus 2026, 15:08 WIB
Kung Fu Soccer. (Star Overseas. via IMDb)

Liputan6.com, Jakarta - Tahun 2001 silam, sebelum istilah viral jamak digunakan, Shaolin Soccer jadi sensasi berkat komedi absurd yang ditampilkan dalam film yang disutradai sekaligus dibintangi Stephen Chow tersebut. Kini Stephen kembali dengan karya barunya yang senapas dengan film ini, Kung Fu Soccer, dan tengah tayang di bioskop Tanah Air. 

Berbeda dengan film seperempat abad lalu, Kung Fu Soccer mengangkat tim sepak bola wanita. Apakah akan selucu pendahulunya? Kita simak dulu sinopsisnya. 

Kung Fu Soccer mengisahkan tim sepak bola wanita Eimei yang para anggotanya punya keahlian Kung Fu. Dikomandoi sang kapten yang kuat, keras, dan punya ambisi selangit, Shuang (Zhang Xiaofei), mereka hendak berlaga di Women's Champions League tingkat Asia. 

Selain Shuang, ada Jade (Dilraba Dilmurat) anak konglomerat yang baru ditinggal suaminya. Wanita yang dikenal lewat kekuatan tendangan berputarnya ini, sebenarnya adalah sahabat kental Shuang sejak kecil, tapi hubungan mereka retak dan menciptakan ketegangan dalam tim. 

Di tengah momen krusial jelang kompetisi, Grandmaster Emei (Carina Lau) justru memilih untuk cuti dan meninggalkan timnya sejenak. Ia mengutus Xu Feng (Lay Zhang), untuk mendampingi Shuang dkk berlaga di Women's Champions League. 


Kompetisi dan Hubungan Jade - Shuang Memanas

Kung Fu Soccer. (Star Overseas. via IMDb)

Awalnya, perjalanan tim yang dianggap underdog di kompetisi ini lancar saja. Namun begitu menghadapi tim kuat dari Korea Selatan, keahlian tim Emei runtuh, begitu pula dengan kondisi dalam tim. 

Ketegangan antara Shuang dan Jade memanas, sementara para junior dan tim cadangan tak bisa mengambil keputusan sendiri. Kondisi makin pelik setelah Xu Feng mengambil sejumlah keputusan yang dipertanyakan.

Di mana sebenarnya kesetiaan Xu Feng? Apakah Emei bisa melaju terus di kejuaraan dan menghadapi tim terkuat nan legendaris dari Jepang? 


Satu DNA dengan Shaolin Soccer

Bila disimpulkan dalam satu kalimat, Kung Fu Soccer punya DNA yang sama dengan Shaolin Soccer. Film berdurasi 1 jam 46 menit ini penuh dengan guyonan slapstick nan absurd ala film pendahulunya. Mulai dari korban salah tabok, gigi yang dicemil bak kacang goreng, hingga aneka manuver tak manusiawi yang dilakukan demi menembus pertahanan lawan di lapangan hijau.

Lanjut Baca:

Tapi, apakah film ini selucu Shaolin Soccer? Jawabannya memang tergantung pada selera humor masing-masing penonton. Namun tetap saja, banyak guyonan aneh bin ajaib dalam Kung Fu Soccer yang memang berhasil mengundang tawa, karena saking jauhnya dengan logika. Berbeda dengan Shaolin Soccer, Kung Fu Soccer dipenuhi oleh para pemain berparas menawan. Ada Dilraba Dilmurat yang disebut sebagai salah satu aktris China tercantik, hingga Lay Zhang, member band K-Pop EXO yang digandrungi wanita. Tapi mampukah deretan para akting para bintangnya yang berwajah cantik dan tampan ini menyajikan akting humoris setara Shaolin Soccer? Ini memang bisa diperdebatkan, tapi yang jelas mereka tak jual mahal dan berani tampil malu-maluin di film ini. Salah satu bagian yang paling mengocok perut adalah Lay Zhang yang sempat bertransformasi, jauh dari image-nya sebagai idola K-Pop.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya