Liputan6.com, Jakarta - Romelu Lukaku, penyerang tim nasional Belgia, kini resmi kembali ke Turki, sebuah negara yang memiliki makna personal dalam perjalanan hidupnya. Kepindahan ini menandai babak baru bagi karier sang striker berusia 33 tahun tersebut, yang akan memperkuat klub raksasa Turki, Fenerbahce.
Klub Fenerbahce secara resmi mengumumkan penandatanganan Lukaku dari Napoli pada Rabu, 12 Agustus 2026. Konfirmasi serupa juga datang dari pihak klub Italia, Napoli, yang menyatakan telah menjual permanen Romelu Lukaku Bolingoli ke Fenerbahce Spor Kulübü.
Advertisement
Transfer ini melibatkan biaya awal sekitar €6 juta, dengan potensi peningkatan melalui bonus, serta kontrak berdurasi satu tahun yang disertai opsi perpanjangan untuk musim berikutnya.
Sebelum merampungkan kepindahannya, Lukaku telah menjalani pemeriksaan medis intensif pada tanggal 12 Agustus 2026. Diperkirakan, ia akan menerima gaji sebesar €10 juta per musim selama bermain di Turki.
Detail Finansial dan Durasi Kontrak
Fenerbahce dilaporkan mengeluarkan biaya awal sekitar €6 juta kepada Napoli untuk mendapatkan Romelu Lukaku. Jumlah ini berpotensi meningkat hingga €9 juta, tergantung pada berbagai bonus terkait kinerja.
Struktur bonus tersebut mencakup €3 juta yang bersifat umum, €2 juta berdasarkan performa individu sang pemain, dan tambahan €1 juta jika Fenerbahce berhasil memenangkan liga domestik.
Dari biaya transfer awal sebesar €6 juta, Napoli diwajibkan untuk membagikan 40,9 persen kepada mantan klub Lukaku, Chelsea, yang berarti sekitar €2,45 juta.
Setelah menyetujui kontrak satu tahun dengan opsi perpanjangan untuk musim tambahan, Lukaku akan menerima gaji sebesar €10 juta per musim dari klub barunya.
Jejak Karier dan Peran Kunci di Napoli
Sepanjang karier klub seniornya, Romelu Lukaku telah mencatatkan 316 gol dari total 681 pertandingan. Selama dua musim terakhir bersama Napoli, ia tampil dalam 45 pertandingan di berbagai kompetisi, menyumbangkan 15 gol dan 11 assist.
Pada musim 2024/25, Lukaku memainkan peran krusial dalam keberhasilan Napoli meraih gelar Serie A, di mana ia mencetak 14 gol dari 38 pertandingan liga. Namun, musim keduanya di Napoli (2025/26) kurang produktif akibat cedera otot serius yang membatasi penampilannya menjadi hanya tujuh kali di semua kompetisi, dengan satu gol di Serie A.