Akhir Penantian Panjang, Liga Putri Indonesia Dimulai 17 Oktober 2026

Indonesia Women’s League 2026/2027 atau Liga Putri Indonesia akan diikuti enam klub. Keenam klub berkomitmen ikut jangka panjang.

oleh ThomasDiterbitkan 12 Agustus 2026, 06:00 WIB
Jumpa Pers Indonesia Women’s League 2026/2027

Liputan6.com, Jakarta - I.League akhirnya menggulirkan Liga Putri Indonesia. Kompetisi sepak bola putri ini akan resmi dimulai 17 Oktober 2026. Di edisi pertama, Indonesia Women’s League 2026/27 akan diikuti enam klub saja.

Keenam klub yang akan ikut serta di Indonesia Women’s League 2026/2027 adalah Bekasi FC, Persikad Depok, Dewa United Banten, Persija Jakarta, Persita Tangerang dan Garudayaksa FC. Klub peserta berasal dari Jabodetabek terlebih dulu.

Ketua umum PSSI Erick Thohir bersyukur Liga Wanita akhirnya bisa bergulir. Erick memastikan Indonesia Women’s League 2026/2027 akan berkersinambungan dan tidak akan bergulir sekali saja. Keenam klub yang ikutan sudah berkomitmen untuk ikut serta setidaknya selama lima tahun.

"Terima kasih I.League yang terus berkomitmen bersinergi dengan program besar di PSSI. Saya bersyukur dan terharu. Kita tak pernah menomorduakan sepakbola putri. Liga tidak dilahirkan untuk pencitraan terus berhenti di tengah jalan. Klub-klub ini sudah berkomitmen untuk lima tahun. Jangan sampai kita lahirkan liga tanpa ada yang menjaga keberlanjutan itu," ujar Erick Thohir dalam jumpa pers di Kantor I.League.

Sebelumnya Liga untuk sepak bola putri di Indonesia vakum sangat lama. Terakhir kali digelar pada tahun 2019 saat Persib Bandung menjadi juara.


Digelar Setiap Akhir Pekan

Indonesia Women’s League 2026/2027 akan dimainkan setiap akhir pekan dengan konsep tersentralisasi. Mayoritas pertandingan akan dimainkan di Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan. Partai pertama akan mempertemukan Persita melawan Persija.

"Namun nantinya juga akan ada beberapa pertandingan yang digabung pelaksanaannya dengan pertandingan Super League pria. Misalnya malamnya pertandingan Super League, sorenya Liga Putri Indonesia di lokasi yang sama sehingga ikut mempopulerkan Liga Putri Indonesia," ucap CEO Indonesia Women's League (IWL) Teddy Tjahjono.

Karena baru pertama kali digelar, Indonesia Women’s League 2026/2027 menggunakan draft pemain seperti yang biasa dilakukan di NBA. Setiap tim peserta juga diizinkan mengontrak empat pemain asing.

Indonesia Women’s League 2026/2027 juga menerapkan marquee player. Dua pemain naturalisasi Indonesia yakni Estella Loupatty dan Isabelle Nottet dipastikan ikut bermain. Keduanya masuk kategori marquee player.

Lanjut Baca:

"Kita sudah beberapa kali mengadakan pertemuan termasuk pembahasan teknis dan draft. Kita ingin ada pemerataan di awal," sambung Teddy. Keenam klub peserta Indonesia Women’s League 2026/2027 akan mendapat subsidi dari I.League sehingga tidak akan kekurangan dana di tengah jalan. "Finansial akan tercukupi. Tidak ada klub yang akan kekurangan. Di atas rata-rata. Pemain diaspora saja ada yang balik main disini," ujar Direktur Utama I.League Ferry Paulus.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya