Liputan6.com, Jakarta - Liga 1 putri kembali bergulir pada 17 Oktober 2026, mengakhiri jeda panjang sejak 2019.
Musim ini diikuti enam klub: Persija Jakarta, Persita Tangerang, Dewa United, Garudayaksa, Persikad Depok, dan FC Bekasi.
Advertisement
Kompetisi bertajuk Indonesia Women's League 2026/2027 diselenggarakan terpusat di Jakarta. CEO Indonesia Women's League, Teddy Tjahjono, memaparkan format kompetisi dalam jumpa pers.
Konferensi pers di Kantor I League, Jakarta, Selasa (11/8/2026), menjadi ajang penjelasan format oleh Teddy Tjahjono.
"Format kompetisinya tripe round-robin. Jadi setiap tim akan bermain 15 kali dalam satu musim," kata Teddy Tjahjono.
Pembuka Persija Vs Persita, Regulasi Pemain Asing
Kompetisi berlangsung selama tiga bulan hingga akhir Januari, dimulai dengan fase awal sebelum berlanjut ke babak gugur. Empat tim teratas melaju ke semifinal, lalu pemenangnya bertemu di final untuk menentukan juara.
Seluruh pertandingan dipusatkan di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, yang akan dipakai secara bergantian oleh klub peserta.
Pertandingan Persija Jakarta melawan Persita Tangerang ditetapkan sebagai laga pembuka musim Indonesia Women's League 2026/2027.
Regulasi Pemain Asing
Penyelenggara menerapkan kuota maksimal empat pemain asing untuk setiap tim. Selain itu, tiap klub diwajibkan diperkuat satu pemain Timnas Indonesia.
"Kami nanti ingin Liga Putri ini seperti festival, di mana ada jajanan, musik yang menyertai setiap pertandingan," jelas Teddy Tjahjono.