Komisaris Utama MEDS Lepas 6 Juta Saham

Komisaris Utama PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS) Jemmy Kurniawan kini mengenggam 55,16% saham MEDS.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 11 Agustus 2026, 10:39 WIB
Pengunjung melintas dilayar pergerakan saham di BEI, Jakarta.(Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Komisaris Utama PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS) Jemmy Kurniawan melepas saham MEDS pada 7 Agustus 2026. Penjualan saham ini dilakukan untuk mengurangi jumlah saham.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Selasa (11/8/2026), Jemmy melepas 6 juta saham dengan tiga kali transaksi pada 7 Agustus 2026. Kisaran harga saham yang dilepas di Rp 73-Rp 75 per saham. Nilai transaksi penjualan saham mencapai Rp 442,27 juta.

“Tujuan transaksi pengurangan jumlah saham dengan status kepemilikan saham,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.

Setelah transaksi penjualan saham MEDS, ia memiliki 55,16% saham MEDS atau setara 861,82 juta saham. Sebelumnya, ia memiliki 55,54% saham MEDS atau setara 867,82 juta saham MEDS.

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah melemah pada perdagangan saham Senin, 10 Agustus 2026. Koreksi IHSG hari ini terjadi di tengah mayoritas sektor saham yang melemah dan nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) awal pekan ini.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup turun 0,69% menjadi 6.365,37. Indeks saham LQ45 terpangkas 0,96% menjadi 634,12. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan.

Pada awal pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.462,73 dan level terendah 6.362,75. Sebanyak 329 saham melemah sehingga bebani IHSG. 287 saham menguat dan 180 saham diam di tempat.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, IHSG ditutup terkoreksi 0,69% ditengah pergerakan bursa regional yang mayoritas menguat, di sisi lain nilai tukar rupiah juga menguat terhadap dolar Amerika Serikat di level 17.800.

"Kami mencermati, dari sisi teknikal, pergerakan IHSG masih tertahan area resist 6.454 dan adanya aksi profit taking setelah selama sepekan kemarin IHSG menguat 2,78%,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com.

 

Sektor Saham

Layar komputer menunjukkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Total frekuensi perdagangan saham 2.626.934 kali dengan volume perdagangan saham 47 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 18,2 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah di kisaran 17.753.

Dari 11 sektor saham, hanya sektor saham transportasi yang menguat. Sektor saham transportasi melambung 6,21%.

Sektor saham consumer nonsiklikal turun 1,37%, dan catat koreksi terbesar. Lalu sektor saham infrastruktur tergelincir 1,25%, dan sektor saham industri merosot 0,74%.

Lalu sektor saham energi merosot 0,68%, sektor saham basic melemah 0,20%, sektor saham consumer siklikal terpangkas 0,23%, sektor saham kesehatan tergelincir 0,40%. Lalu sektor saham keuangan turun 0,05%, sektor saham properti merosot 0,38%, sektor saham teknologi susut 0,36%.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya