Liputan6.com, Jakarta - Liverpool resmi mendatangkan Ronald Araujo dari Barcelona dengan status pinjaman selama satu musim untuk kompetisi 2026-2027. Transfer tersebut berlangsung cepat, meski nama bek Timnas Uruguay itu sebelumnya tidak banyak dikaitkan dengan klub asal Merseyside tersebut.
Kepindahan Araujo bukan sekadar respons atas krisis cedera di lini belakang Liverpool. Klub juga melihat sejumlah kualitas lain yang membuat pemain berusia 27 tahun itu layak dibawa ke Anfield.
Advertisement
Araujo bahkan bersedia menerima pemotongan gaji demi memperlancar kepindahannya dari Barcelona. Keputusan tersebut memperkuat keyakinan Liverpool bahwa sang bek serius memulai babak baru dalam kariernya.
Alasan-alasan Liverpool Memboyong Araujo
Jurnalis The Athletic, James Pearce, menjelaskan Liverpool tertarik pada tiga aspek utama dari Araujo. "Liverpool tertarik pada kesempatan itu karena kemampuan kepemimpinan, segudang pengalaman, dan fleksibilitas Araujo."
Araujo pernah menjadi kapten Barcelona dan telah tampil lebih dari 200 kali untuk klub Catalan tersebut. Lebih dari 40 penampilannya juga terjadi di Liga Champions sehingga Liverpool mendapatkan pemain dengan pengalaman di level tertinggi.
Kemampuan bermain di beberapa posisi turut menjadi nilai tambah bagi Araujo. Ia nyaman dimainkan sebagai bek tengah maupun bek kanan sehingga bisa memberikan alternatif berbeda bagi pelatih.
Krisis Cedera Mempercepat Transfer
Liverpool memang sedang kekurangan pilihan di sektor pertahanan akibat sejumlah pemain mengalami cedera. Conor Bradley, Jeremy Jacquet, Joe Gomez, dan Giovanni Leoni berada dalam proses pemulihan sehingga kedalaman skuad menjadi perhatian utama.
Araujo diharapkan bisa langsung mengisi kekosongan tersebut dengan fisik dan pengalamannya. Kehadirannya juga mengurangi kemungkinan Dominik Szoboszlai kembali dimainkan sebagai bek kanan seperti yang terjadi pada musim sebelumnya.
Bek asal Uruguay itu akan mengenakan nomor punggung 33 di Liverpool. Nomor tersebut terakhir dipakai Jordon Ibe sekitar satu dekade lalu.
Rela Potong Gaji demi Anfield
Faktor lain yang membuat transfer ini berjalan mulus adalah kesediaan Araujo menerima pemotongan gaji. Pearce mengungkapkan keputusan itu diambil agar kepindahan ke Liverpool bisa terwujud.
Liverpool menanggung seluruh gaji Araujo selama masa peminjaman. Akan tetapi, nominal yang dibayarkan tidak sebesar penghasilannya ketika masih bermain di Camp Nou.
Kesepakatan peminjaman tersebut juga memiliki opsi pembelian senilai 55 juta euro (£47 juta atau sekitar Rp1,02 triliun). Opsi itu tidak bersifat wajib sehingga Liverpool memiliki keleluasaan untuk menentukan masa depan Araujo setelah musim berakhir.
Dengan kepemimpinan, pengalaman, serta kemampuan bermain di dua posisi, Liverpool berharap Araujo bisa langsung memberi stabilitas di lini belakang. Kesediaannya menerima pemotongan gaji juga menjadi bukti komitmen pemain tersebut untuk memanfaatkan kesempatan baru di Premier League.
Sumber: TEAMtalk