20 Orang Tewas Akibat Gempa Kolombia

Gempa bumi magnitudo 7,4 mengguncang Kolombia dan terasa hingga Ekuador, menewaskan sedikitnya 20 orang.

oleh Septian DenyDiterbitkan 10 Agustus 2026, 22:13 WIB
Warga dan petugas penyelamat mencari di antara reruntuhan bangunan yang runtuh setelah gempa bumi melanda Cali, Kolombia, Senin, 10 Agustus 2026. (AP Photo/Santiago Saldarriaga)

Liputan6.com, Bogota - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang wilayah barat Kolombia pada Senin, menyebabkan sedikitnya 20 orang tewas serta memicu kepanikan hingga warga bergegas meninggalkan rumah dan gedung.

Guncangan kuat tersebut juga dirasakan di negara tetangga, Ekuador.

Dikutip dari The Guardian, jumlah korban meninggal dunia akibat gempa terus bertambah. Di kota Pereira, sebanyak 18 orang dilaporkan tewas, sementara sejumlah warga lainnya masih terjebak di dalam bangunan yang runtuh.

Wali Kota Pereira, Mauricio Salazar, mengatakan hal tersebut dalam wawancara dengan Caracol Radio.

Sementara itu, dua orang lainnya dilaporkan meninggal dunia di Manizales. Wali Kota Manizales, Jorge Eduardo Rojas, menyampaikan informasi tersebut dalam wawancara dengan Blu Radio.

Kerusakan juga dilaporkan terjadi di Cali. Sedikitnya 20 bangunan runtuh akibat gempa, dengan sejumlah orang masih terjebak di dalamnya, kata Wali Kota Cali Alejandro Eder.

Pemerintah kota Cali kemudian meminta bantuan tim penyelamat dari Bogota dan Medellin untuk mendukung upaya pencarian dan penyelamatan korban.

Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) dan lembaga seismologi Kolombia melaporkan, pusat gempa berada di San Jose Del Palmar, sebuah wilayah administratif di Provinsi Choco.

Lokasi tersebut berjarak sekitar 400 kilometer sebelah barat Bogota, ibu kota Kolombia.

Menurut USGS, gempa terjadi pada kedalaman sekitar 107 kilometer di bawah permukaan bumi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya