Di Balik Keputusan Hansi Flick Lepas Ronald Araujo ke Liverpool

Ronald Araujo resmi dipinjamkan Barcelona ke Liverpool. Pelatih Hansi Flick menjelaskan keputusan ini didasari penurunan peran, hingga masalah performa.

oleh ThomasDiterbitkan 10 Agustus 2026, 09:00 WIB
Pemain Barcelona, Ronald Araujo, merayakan gol kedua timnya dalam pertandingan perempat final Copa del Rey antara Albacete dan Barcelona di Spanyol, Rabu (4/2/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Manu Fernandez)

Liputan6.com, Jakarta - Barcelona telah resmi meminjamkan bek tengah andalannya, Ronald Araujo, ke Liverpool untuk satu musim penuh pada musim 2026/2027. Kesepakatan ini mencakup opsi pembelian permanen senilai sekitar £47,14 juta (€55 juta) di akhir musim, meskipun opsi tersebut tidak bersifat wajib. Keputusan mengejutkan ini muncul setelah serangkaian diskusi internal dan pertimbangan strategis dari kedua belah pihak.

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, memainkan peran sentral dalam transfer ini. Ia melakukan "percakapan jujur" dengan Araujo, menjelaskan bahwa pemain asal Uruguay itu tidak lagi menjadi pilihan utama di lini pertahanan dan akan memiliki "menit bermain yang terbatas serta peran yang sebagian besar sekunder" di bawah arahannya. Situasi ini mendorong Araujo untuk mencari kesempatan bermain lebih banyak di luar Camp Nou.

Araujo dijadwalkan menjalani pemeriksaan medis pada Minggu, 9 Agustus 2026, sebagai bagian dari proses kepindahannya ke Anfield. Transfer ini juga menjadi respons Liverpool terhadap krisis bek tengah yang mereka alami, dengan beberapa pemain kunci mengalami cedera dan kepergian Ibrahima Konate.


Pergeseran Peran dan Strategi Pertahanan Flick

Hansi Flick memiliki visi yang jelas untuk lini belakang Barcelona, yang secara efektif meminggirkan Ronald Araujo dari posisi starter. Pelatih asal Jerman itu berencana menduetkan Pau Cubarsí dengan bek tengah berkaki kiri, sebuah strategi yang tidak menempatkan Araujo dalam skema utamanya. Ini merupakan perubahan signifikan mengingat Araujo telah menjadi figur penting dalam beberapa musim terakhir.

Dalam hierarki bek tengah, Araujo dilaporkan telah turun peringkat. Ia kini berada di belakang Gerard Martin dan Pau Cubarsi, serta Jules Kounde yang menjadi pilihan di posisi bek kanan. Beberapa laporan bahkan menempatkannya sebagai "bek tengah pilihan kelima" Flick, di bawah Cubarsí, Eric García, Andreas Christensen, dan Gerard Martín. Flick sendiri mengonfirmasi bahwa ia tidak dapat menjamin menit bermain yang cukup bagi Araujo.

Kondisi ini telah disampaikan kepada agen Araujo sejak Mei lalu oleh direktur olahraga klub. Araujo, yang berusia 27 tahun, akhirnya menerima situasi tersebut dan memutuskan untuk mencari alternatif yang menawarkan peluang bermain lebih besar. Liverpool, yang telah lama memantau sang pemain, dilihatnya sebagai tujuan ideal untuk membangun kembali performa dan kepercayaannya.

Lanjut Baca:

Perjalanan karier Ronald Araujo di bawah Hansi Flick juga diwarnai oleh "masalah kesehatan" yang mengganggu. Ia melewatkan paruh pertama musim 2024-25 akibat cedera hamstring serius. Selain itu, pada musim lalu, Araujo mengambil cuti selama sebulan untuk mengatasi masalah kesehatan mental setelah menerima kartu merah. Performa Araujo "jauh dari performa terbaiknya" dalam 25 penampilannya musim sebelumnya. Serangkaian insiden, termasuk kartu merah dalam pertandingan Liga Champions melawan Chelsea musim lalu yang berujung pada kekalahan 0-3 Barcelona, disebut-sebut membuat Araujo kehilangan kepercayaan dari Flick. Insiden kartu merah juga pernah terjadi saat melawan Paris Saint-Germain di perempat final Liga Champions 2023/2024. Faktor-faktor ini, baik dari segi fisik maupun mental, turut memengaruhi keputusan Flick untuk tidak menjadikannya pilihan utama. Meskipun Flick sempat menyatakan pada Juli 2025 bahwa ia tidak berniat melepas Araujo dengan pertanyaan, "Mengapa dia harus pergi?" situasinya berubah drastis seiring berjalannya waktu dan performa sang pemain.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya