Tifo Raksasa Milanisti Indonesia di SUGBK: 'Bentornato Amore' Sambut AC Milan

Tifo "Bentornato Amore" di tribune selatan SUGBK warnai Chelsea vs AC Milan.

oleh Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 08 Agustus 2026, 20:41 WIB
Logo dan ilustrasi AC Milan. (AFP/Paco Serinelli)

Liputan6.com, Jakarta - Milanisti Indonesia membentangkan tifo raksasa bertuliskan 'Bentornato Amore' di tribune selatan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, Sabtu (8/8/2026) malam WIB. Koreografi itu hadir saat laga uji coba Chelsea vs AC Milan.

Penampilan tifo menjadi bagian dari rangkaian tur pramusim AC Milan di Asia. Selain koreografi utama, suporter juga menampilkan dua spanduk bertuliskan angka 1994 dan 2026.

Frasa 'Bentornato Amore' berasal dari bahasa Italia yang berarti 'Selamat datang kembali, cintaku'.


1994 dan 2026: Jejak Rossoneri di Indonesia

Tifo Milanisti Indonesia saat Chelsea vs AC Milan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Sabtu (8/8/2026). (Bola.com/Muhammad Adi Yaksa)

Dua spanduk 1994 dan 2026 merujuk pada tahun kedatangan AC Milan ke Indonesia. Pada 32 tahun lalu, Rossoneri berkunjung dengan status juara Liga Champions musim 1993/1994.

Dalam lawatan itu, AC Milan menghadapi Persib Bandung, kampiun Liga Indonesia musim yang sama, di SUGBK pada 4 Juni 1994.


Leao-Modric Starter, Alonso Turunkan Pilar Chelsea

Menghadapi Chelsea, AC Milan diperkuat pemain yang baru pulang dari Piala Dunia 2026, termasuk Rafael Leao dan Luka Modric.

Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, menurunkan Leao dan Modric sejak menit awal. Ia juga memainkan Ruben Loftus-Cheek, Pervis Estupinan, Strahinja Pavlovic, dan Koni De Winter.

Di kubu lawan, Chelsea asuhan Xabi Alonso memasang sejumlah pilar sebagai starter: Cole Palmer, Joao Pedro, Moses Caicedo, Pedro Neto, serta Robert Sanchez.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya