Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Gedung Bapenda DKI

Penyebab kebakaran Gedung Bapenda DKI diselidiki, polisi periksa 10 saksi.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 08 Agustus 2026, 03:27 WIB
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung di lokasi kebakaran Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta. (Liputan6.com/Winda Nelfira)

Liputan6.com, Jakarta - Kepolisian mulai menyelidiki penyebab kebakaran Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta dengan meminta keterangan sedikitnya 10 saksi.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan, pemeriksaan awal terhadap para saksi telah dilakukan langsung di lokasi kebakaran. Namun, penyelidikan akan diperluas setelah situasi dinyatakan aman.

“Kurang lebih saat ini baik dari interview langsung di lapangan sejumlah 10 orang. Namun hal ini kami masih mengutamakan keterangan-keterangan dan pelaksanaan untuk pemadaman di lapangan,” kata Reynold di lokasi, Sabtu (8/8/2026) dini hari.

Ia mengatakan, polisi akan meminta keterangan lebih mendalam kepada para saksi yang mengetahui awal mula kebakaran, baik warga di sekitar gedung maupun pegawai yang masih berada di dalam gedung saat peristiwa terjadi.

Meski begitu, polisi belum dapat memastikan penyebab maupun titik awal munculnya api. Reynold mengatakan, saat ini penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi dan menunggu hasil pemeriksaan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri.

“Kami masih akan memastikan. Tadi ada yang menyampaikan berawal dari lantai 11, di mana di lantai 11 itu sedang melakukan renovasi. Namun untuk memastikan sumber api tentunya nanti baik dari saksi-saksi dan Puslabfor yang akan turun,” katanya.

 

Tahap Pendinginan

Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta. (Liputan6.com/Winda Nelfira)

Menurut dia, tim investigasi kepolisian belum dapat melakukan olah TKP karena petugas pemadam kebakaran masih melakukan pendinginan di dalam gedung.

Sementara itu, polisi bersama TNI tetap bersiaga mengamankan lokasi kebakaran. Sebanyak 125 personel Polri dan 50 personel TNI dikerahkan untuk menjaga keamanan serta mengamankan akses masuk kendaraan pemadam kebakaran maupun ambulans.

“Begitu juga mengutamakan ambulans yang ada supaya bisa standby bilamana ada korban,” ujar Reynold.

Kepolisian juga masih menutup Jalan Abdul Muis selama proses pendinginan berlangsung untuk mendukung kelancaran operasi pemadaman dan menjaga keselamatan masyarakat di sekitar lokasi kebakaran.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya