Liputan6.com, Jakarta - Telkomsel resmi mengumumkan tiga pemenang utama ajang AI Cinefest 2026 dalam malam penganugerahan yang digelar di M Bloc Space, Jakarta, Jumat (7/8/2026).
Kompetisi film pendek berbasis kecerdasan buatan (AI) yang diinisiasi bersama Huawei dan MiniMax ini menjadi bukti nyata pesatnya pertumbuhan ekosistem kreator digital di Tanah Air.
Advertisement
Dari ribuan karya yang masuk, sineas muda Brilian Fairiandi berhasil menyabet posisi juara pertama lewat film pendek bertajuk ‘Gema’. Sementara itu, juara ketiga diraih Ega Trispantia dengan karya berjudul ‘Homebody’, dan juara ketiga didapatkan oleh Muhammad Ihsan Fadli melalui film ‘The Reality Beyond’.
Vice President Brand Communications Telkomsel, Emir G. Surya, menegaskan bahwa AI Cinefest hadir sebagai wadah inklusif untuk mempertemukan talenta, teknologi, dan peluang kolaborasi.
"Sebagai wujud komitmen Telkomsel untuk terus Melayani Sepenuh Hati, AI Cinefest kami hadirkan sebagai wadah bagi para kreator Indonesia untuk memanfaatkan AI sebagai medium baru dalam berkarya," ujar Emir.
Bersama para mitra ekosistem, ia menyebut perusahaan ingin memperluas akses terhadap teknologi, pembelajaran, dan kolaborasi guna mendorong tumbuhnya talenta serta ekosistem kreator AI yang semakin kreatif, inklusif, dan berdaya saing.
Gelaran AI Cinefest 2026 diklaim berhasil mengumpulkan 1.111 karya film pendek berbasis AI dari berbagai daerah di Indonesia, melampaui target awal sebanyak 1.000 karya.
Tingginya angka partisipasi ini mengindikasikan semakin besarnya minat masyarakat dalam memanfaatkan teknologi AI secara kreatif dan bertanggung jawab.
Dari ribuan pendaftar, hanya 100 peserta terbaik yang lolos kurasi untuk mengikuti Curated Workshop. Tahapan intensif ini dikurasi langsung oleh praktisi industri, yakni Arief Ash Shiddiq (Story Editor) dan Immanuel Manurung (AI Storyteller).
Pembekalan End-to-End
Melalui rangkaian Curated Workshop, 100 peserta terpilih dibekali keterampilan AI filmmaking secara end-to-end, mulai dari eksplorasi ide, penulisan skenario, hingga teknik produksi menggunakan teknologi AI generative.
Dari proses edukasi tersebut, terpilih 10 karya terbaik yang dipamerkan kepada publik dalam AI Cinefest Exhibition pada 5–7 Agustus 2026 di M Bloc Space, Jakarta.
Pameran ini memberi ruang bagi masyarakat untuk menyaksikan langsung bagaimana kolaborasi antara imajinasi manusia dan efisiensi teknologi AI mampu melahirkan tontonan visual memukau.
Puncak rangkaian acara ditutup dengan AI Cinefest Awarding Night pada 7 Agustus 2026. Selain pengumuman tiga juara utama, acara ini diisi dengan pemutaran film para finalis, apresiasi bagi Top 10, serta sesi talkshow bertajuk “Where Creativity Meets Technology”.
Diskusi yang menghadirkan Immanuel Manurung dan pelaku industri AI Rifqy Yusuf tersebut mengupas tuntas potensi besar serta arah perkembangan AI creator di Indonesia ke depan.