Liputan6.com, Jakarta - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Prof. Atip Latipulhayat bersama Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS) K.H. Jeje Zainuddin meninjau langsung kondisi sekolah-sekolah yang terdampak banjir di Kecamatan Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara, Senin (4/8).
Dalam kunjungan tersebut, Wamendikdasmen meresmikan penggunaan Ruang Kelas Darurat (RKD) di SMP Insani Sorkam. Hal ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah dan PERSIS untuk memastikan layanan pendidikan tetap berjalan bagi para siswa yang terdampak bencana.
Advertisement
Wamendikdasmen mengatakan pemulihan sekolah yang terdampak bencana merupakan bagian dari pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui layanan pendidikan yang bermutu dan inklusif. Menurutnya, pemerintah berkomitmen memastikan setiap peserta didik tetap memperoleh hak atas pendidikan meski berada dalam situasi darurat.
“Ruang kelas darurat ini untuk menjaga dan memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan. Namanya juga darurat, tentu tidak boleh lama-lama. Ke depan, ini bisa ditingkatkan menjadi sekolah yang permanen,” kata Atip.
Atip menambahkan, pemulihan pascabencana tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik sekolah, tetapi juga pada keberlangsungan proses pembelajaran agar siswa tidak kehilangan kesempatan belajar. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan sebagai upaya mengurangi risiko bencana pada masa mendatang.
Ketua Umum PP PERSIS K.H. Jeje Zainuddin menegaskan pendidikan merupakan fondasi utama dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah dan berbagai elemen masyarakat menjadi kunci untuk menghadirkan layanan pendidikan yang semakin baik.
“Pendidikan adalah fondasi besar dan utama untuk mempersiapkan putra-putri kita menjadi generasi penerus yang unggul di masa yang akan datang,” ujar K.H. Jeje Zainuddin.
Di tempat yang sama, Ketua PW PERSIS Sumatra Utara K.H. Muhammad Nuh menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap pemulihan sektor pendidikan di wilayah terdampak bencana. Menurutnya, kehadiran Ruang Kelas Darurat menjadi solusi nyata agar hak anak-anak untuk memperoleh pendidikan tetap terjamin.
"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas dukungan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Kehadiran ruang kelas darurat ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan pendidikan, khususnya bagi anak-anak yang terdampak bencana," ujarnya.
Kepala SMP Insani Sorkam, Suryadi Sitanggang, turut menyampaikan rasa syukur atas bantuan pembangunan Ruang Kelas Darurat yang kini telah dimanfaatkan para siswa untuk kembali belajar dengan lebih baik.
"Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada Kemendikdasmen RI dan PERSIS yang telah membangun ruang kelas darurat ini. Kemarin kami harus jauh menumpangkan siswa kami untuk belajar. Sekarang sudah tidak lagi berkat adanya RKD ini," ujarnya.