Raisa Tampilkan Lagu Cahaya Hati di Pagelaran Sabang Merauke 2026, Inti Semangat Srikandi

Raisa menyebut lagu ini punya posisi yang penting dalam Pagelaran Sabang Merauke 2026, terutama pada karakter Srikandi.

oleh Ratnaning AsihDiterbitkan 05 Agustus 2026, 23:02 WIB
Sesi latihan Pagelaran Sabang Merauke. (ist)

Liputan6.com, Jakarta - Mendekati perhelatan Pagelaran Sabang Merauke: Hikayat Srikandi Nusantara pada  21–23 Agustus 2026 mendatang, para pengisi acara ini terus melakukan persiapan semaksimal mungkin. Termasuk lewat sesi latihan musik terbuka di Grand Ballroom Hotel Indonesia yang dihelat Selasa (4/8/2026) kemarin, yang dihadiri Raisa, sang pemeran Srikandi. 

Dalam sesi ini pula, untuk pertama kalinya Raisa membawakan lagu "Cahaya Hati" di hadapan media. 

"Hari ini menjadi momen pertama aku membawakan Cahaya Hati di depan publik. Uniknya, aku rekaman lagu Cahaya Hati ini sebelum aku latihan jadi Srikandi. Pada saat rekaman masih ngebayangin aja, nah saat tadi kita ngebawain secara live, setelah aku melalui proses latihan di Yogjakarta, itu rasanya beda banget," kata Raisa dalam keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com. 

Ia juga menyebut bahwa lagu ini punya posisi yang penting dalam Pagelaran Sabang Merauke 2026, terutama pada karakter Srikandi. 

"Aku ngerasa lagu Cahaya Hati ini memang corenya Srikandi, tempatnya dia membagikan semangat ke pasukannya maupun semangat ke para penonton," kata dia. 


Tantangan di Balik Proses Penciptaan

Sesi latihan Pagelaran Sabang Merauke, 4 Agustus 2026. (ist)

Komposisi lagu "Cahaya Hati" sendiri digarap oleh nama besar lain di dunia musik Tanah Air: Eross Candra. 

Dalam kesempatan yang sama, ia mengungkap tantangan terbesar dalam proses penciptaan lagu ini adalah menghadirkan dua sisinya secara bersamaan. Yakni sebuah karya yang mampu berdiri sendiri sebagai lagu, namun tetap memiliki ruang untuk berkembang mengikuti dinamika pertunjukan.

"Cahaya Hati dibuat di tengah proses pengembangan cerita Hikayat Srikandi Nusantara. Sejak awal kami berdiskusi bersama tim kreatif mengenai karakter, emosi, dan perjalanan yang ingin dibangun di atas panggung. Karena itu, musiknya ikut bertumbuh bersama cerita. Tantangan itulah yang membuat proses kreatif lagu ini berbeda dibandingkan ketika menciptakan sebuah single," ujarnya.


Keberanian dan Keteguhan Hati

Sesi latihan Pagelaran Sabang Merauke, 4 Agustus 2026. (ist)

Adapun Silvi Liswanda, Vice President Director & Deputy CEO iForte sekaligus penulis lirik "Cahaya Hati", menggambarkan proses kreatif di balik penciptaan lagu ini.

"Lagu ini lahir dari semangat keberanian, keteguhan hati, cinta dan pengorbanan, harapan, serta sinergi yang mana pada Pagelaran ini ada di sosok Srikandi-Srikandi Nusantara, di mana nilai-nilai tersebut masih relevan di kehidupan sekarang," tuturnya.

Lanjut Baca:

Ia menambahkan, "Harapannya, siapa pun dapat menikmati lagu ini sebagai sebuah karya yang menyemangati dan menginspirasi, dan ketika menyaksikan pertunjukannya nanti, penonton dapat merasakan makna yang lebih utuh."

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya