LRT Jakarta Bakal Punya Stasiun Bernama Proklamasi

Nama Stasiun LRT Jakarta Pegangsaan 2 dikembalikan menjadi Kelapa Gading karena salah satu stasiun direncanakan menggunakan nama Proklamasi.

oleh Tim NewsDiterbitkan 05 Agustus 2026, 19:45 WIB
Perlintasan LRT Jakarta di kawasan Jakarta Timur. (Foto: Humas Jakpro)

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan nama Stasiun LRT Jakarta Pegangsaan 2 dikembalikan menjadi Stasiun Kelapa Gading.

Perubahan itu dilakukan karena salah satu stasiun LRT Jakarta direncanakan menggunakan nama Proklamasi.

"Akan ada stasiun yang namanya Proklamasi supaya tidak membingungkan, sehingga namanya tetap menjadi Kelapa Gading karena memang tempatnya ada di Kelapa Gading,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu.

Stasiun LRT Kelapa Gading merupakan salah satu bagian dari proyek LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai. Jalur sepanjang 12,2 kilometer itu akan memiliki 11 stasiun dengan waktu tempuh sekitar 28 menit.

Pramono mengatakan perjalanan dari Kelapa Gading menuju Manggarai diperkirakan memakan waktu 28 menit. Sementara perjalanan dari Manggarai ke Dukuh Atas diperkirakan hanya membutuhkan waktu sekitar dua menit.

“Jarak tempuh dari Kelapa Gading sampai dengan Manggarai nantinya adalah 28 menit, dari Manggarai sampai dengan Dukuh Atas hanya 2 menit dan kalau sudah selesai dari Kelapa Gading sampai dengan Dukuh Atas, kurang lebih 30 menit,” ujarnya.

Diproyeksi Layani 80 Ribu Penumpang Perhari

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Stasiun LRT Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (14/7/2026). (Liputan6.com/Winda Nelfira)

Menurut Pramono, jalur tersebut akan menjadi salah satu tulang punggung baru sistem transportasi publik di Jakarta. LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai diproyeksikan dapat melayani sekitar 80 ribu penumpang setiap hari.

“Karena diperkirakan hariannya akan mampu menampung atau mengangkut kurang lebih 80 ribu penumpang,” katanya.

Pramono menyebut pembangunan rute LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai ditargetkan rampung pada Agustus ini. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga berharap peresmian jalur tersebut dapat dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Mengenai tanggalnya, mudah-mudahan pada bulan Agustus, dan memang betul saya sudah meminta untuk diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto,” kata Pramono.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya